
Foto: Pixabay
Meski vaksinasi sudah mulai dijalankan oleh banyak negara di dunia, analisa terakhir dari World Health Organization (WHO) menyebutkan adanya kenaikan kasus COVID-19 di empat benua, yaitu benua Amerika, Asia Tenggara, Eropa dan Mediterania Timur.
Hal ini sangat disayangkan mengingat, seminggu sebelumnya WHO menyatakan bahwa infeksi baru COVID-19 telah turun di seluruh dunia selama enam minggu berturut-turut atau pertamakalinya penurunan berkelanjutan sejak pandemi dimulai.
"Besar kemungkinan kenaikan kasus global ini terjadi karena disiplin protokol kesehatan di banyak negara mulai mengendur karena terlena dengan kedatangan vaksin," ungkap Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas COVID-19, dalam keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (2/3/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prof Wiku pun kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor disiplin protokol kesehatan meskipun telah melakukan vaksinasi COVID-19. Masyarakat diminta tidak memandang vaksin sebagai solusi mutlak mengatasi pandemi. Meskipun vaksin memang dapat menyelamatkan nyawa, namun perubahan perilaku harus menjadi fondasi utama menghentikan penularan virus COVID-19 di Indonesia.
Ia juga meminta semua pihak tetap waspada karena penanganan COVID-19 di Indonesia hanya dapat dilakukan maksimal apabila seluruh elemen masyarakat bersedia bahu membahu dalam mencari solusi penanganan pandemi.
Dalam kesempatan yang sama, Prof Wiku juga menjelaskan tentang monitoring dan evaluasi yang dilakukan Satgas Penanganan COVID-19 terkait ditemukannya strain virus baru COVID-19 yakni B117 di Indonesia. Untuk itu pemerintah telah melakukan penjagaan di pintu masuk Indonesia dengan surveilans terhadap pelaku perjalanan internasional.
"Saat ini pemerintah sudah melakukan surveilans kedatangan dari luar negeri untuk mencegah masuknya strain COVID-19 di pintu masuk Indonesia," ungkap Prof Wiku.
Satgas sendiri dalam menetapkan kebijakan pelaku perjalanan internasional, selalu berusaha adaftif dengan situasi dan kondisi yang ada, termasuk perubahan kebijakan jika diperlukan. Saat ini upaya yang akan dilakukan ialah untuk mencegah penularan strain virus baru di tengah-tengah masyarakat. (f)

Baca Juga:
Biaya Vaksin Gotong Royong untuk Karyawan Akan Ditanggung Perusahaan
2 Jalur Vaksinasi COVID-19 Untuk Lansia
Ramai Tentang Vaksin Nusantara, Ini Penjelasan dr Terawan
Faunda Liswijayanti
Topic
#3M, #IngatPesanIbu, #covid19, #corona



