
Dok.Tomasso Riva - Potato Head
Dipamerkan sejak 9 Desember 2022, hari pertama kehadiran Pointman diwarnai pertunjukan dance company dari Australia, Chunky Move, diskusi, pesta kuliner lokal, hingga icip-icip bir kriya Kura-Kura Beer. Cindemarata kolaborasi antara Potato Head dan Futura Laboratories dijual di hari yang sama, mendonasikan sebagian keuntungannya ke Sungai Watch yang berfokus pada isu polusi laut dan sungai.
Letak keistimewaan Pointman adalah pada material yang terbuat dari 888 kg sampah yang dikumpulkan oleh Yayasan Kakikita di Bali. Keberadaannya menyuarakan gerakan sustainability yang terus diusung Potato Head Bali. Patung Pointman serupa juga dibuat untuk Singapura dan diluncurkan awal November lalu.
FUTURA2000, semula seniman grafitti, mendobrak skena seni kontemporer di Amerika di awal 1980-an. Pointman menjadi karakter ciptaannya yang terwujud ke dalam bentuk lukisan hingga instalasi.
Tak semata estetika, kehadiran patung ini terus mengingatkan publik penikmat Potato Head dengan pesan ancaman polusi sungai dan laut. Dua cemaran polusi ini juga menjadi perhatian FUTURA2000 beberapa tahun belakangan. Studio mereka yang menghadap Hudson River setiap harinya diperlihatkan dengan transportasi sampah. (f)
Baca juga:
Tren Tea Blend di Luar Negeri, Indonesia Sedang Menyusul?
Menanam Microgreens Bisa Jadi Hobi Baru
Hwangnam-Ppang, Kue Korea yang Mirip Bakpia Jogja
Trifitria Nuragustina


