Health & Diet
8 Cara Agar Berat Badan Stabil Selama Puasa

6 Jun 2017


Foto: Pixabay
 
“Puasa memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi,” tutur dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes, dalam bincang Ramadan Sehat dan Praktis Bersama Philips. Menurut Rita, banyak kebiasaan berbuka puasa masyarakat Indonesia yang tidak baik bagi tubuh, terutama soal kecukupan gizi selama perut menahan lapar. Akibatnya, berat badan justru malah melonjak setelah sebulan penuh berpuasa. Nah, agar berat badan tidak naik drastis, cek  saran dari ahli nutrisi ini.
 
Pilih makanan berikut ini:
  1. Saat berbuka, ganti cairan tubuh yang hilang dengan makan sayur dan  buah-buahan yang mengandung cairan elektrolit. Ini bisa didapat dari semangka, melon, dan pepaya. 
  2. Konsumsi protein yang tidak digoreng.
  3. Pilih karbohidrat kompleks yang tinggi akan serat, seperti beras merah dan gandum.
 
Hindari:
  1. Hanya berbuka dengan mengonsumsi minuman yang hanya mengandung sukrosa dengan cita rasa yang sangat manis.
  2. Makanan yang digoreng, terutama yang berbasis tepung terigu.
  3. Sahur dengan makanan berlemak tinggi.
  4. Makanan yang merangsang asam lemak lambung, misalnya makanan yang pedas, asam, terlalu manis, atau mengandung kafein.
  5. Makanan dan sayuran yang mengandung gas, seperti nangka, durian, kol, dan sayuran berserat.
Selain itu, ada juga saran menu sehat praktis untuk berbuka puasa yang didemokan langsung dengan menggunakan produk rumah tangga dari Philips. Menu pertama, Energizer Juice dibuat menggunakan Philips Blender dan ada Bola-Bola Ayam Sayur, yaitu bola-bola ayam yang digoreng menggunakan Philips Air Fryer. Tertarik mencoba? (f)

Baca Juga:
8 Trik Memilih Makanan Pada Saat Sahur agar Puasa lebih Nyaman
Jangan Salah Pilih Makanan Saat Berbuka Puasa, Cek 6 Trik Ini!


Valentina Limbong


Topic

#puasadanlebaran

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.