Health & Diet
4 Kesalahan Diet Wanita Karier Menurut Dokter Tan Shot Yen

2 Jul 2018


Foto: Fotosearch
 
Tak dimungkiri, wanita karier memiliki  tanggung jawab berlipat baik di kantor maupun di rumah, mulai dari penentu menu makanan di rumah hingga pemelihara kesehatan keluarga.

Perlu diingat, wanita pekerja juga rentan eksploitasi dan terkontaminasi zat di tempat kerja. Karenanya, wanita pekerja perlu melindungi diri agar tetap sehat.  Jika wanita pekerja sehat maka keluarga dan produktivitas perusahaan akan baik, demikian juga sebaliknya.

Jadi, sangat penting bagi wanita karier untuk menghindari kesalahan diet berikut ini.
 
1/ Makan Asal Kenyang
“Agar sehat, bugar, dan produktif, gizi wanita pekerja harus diperhatikan dengan sebaik mungkin,” ujar dr. Tan Shot Yen. Ia mengkritik prinsip makan pekerja asal kenyang yang menurutnya hanya akan membuat ukuran badan membesar, tapi belum tentu menyehatkan.

Kesehatan yang tidak baik akan menurunkan produktivitas kerja, keturunan yang stunting, kurang berat, tidak cerdas, dan lebih mudah mengalami sakit degeneratif seperti hipertensi, jantung, dan stroke.

“Ibu adalah tiang kesehatan keluarga, yang harus menjadi contoh dan menyediakan pangan sehat,” ujar dr. Tan.

2/  Tidak Punya Rencana
 Jika Anda merasa mengatur makan sehat itu repot, Anda bisa dimarahi dr. Tan.

“Tentukan seminggu keluarga akan makan apa, daripada sakit kemudian dan repot. Yang penting rencana. Buat menu makanan. Tandai apa yang boleh dimakan sekali seminggu, santan misalnya cukup sekali sekali. Siapa bilang repot.”
 
 3/ Diet Sembarangan
Anda pikir kalau makan sehat itu artinya makan buah sepanjang hari, Anda salah.

“Gizi seimbang dan sehat bukan cuma buah, lho. Makanan dengan gizi seimbang harus mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Bukan hanya nasi, karbohidrat di indonesia banyak macamnya dari singkong, ubi, tapi juga daun pohpohan, tomat, ketimun, daun kemangi, kacang panjang, leunca, selada, dan daun kedondong, yang kaya antioksidan untuk mencegah penyakit degeneratif,” ujar dr. Tan.

Perhatikan jumlah sayuran. Orang Indonesia masih makan sayur cuma sebagai syarat, asal ada, tapi jumlahnya sedikit. Lihatlah piramida makanan di negara maju, sayuran dan buah ada pada porsi terbesar. Jangan lupa, buah dan sayur juga sumber karbohidrat.

Cukupi protein. Bentuknya macam-macam, misalnya kacang-kacangan, putih telur, tempe, jamur, ayam, ikan, dan aneka seafood. Agar tetap sehat, perhatikan cara masak yang aman. Memasak dengan minyak banyak dan panas yang tinggi akan menghasilkan zat akrilamida yang berbahaya. “Buat makanan yang dekat dengan bentuk asli, “ dr. Tan menambahkan.

Jangan juga lupakan lemak. “Yang kita butuhkan bukan minyak, kita punya kelapa, kemiri, avokad, dan ikan laut dalam.”

4/ Sehat itu Tidak Enak
“Ingat, tidak ada makanan enak atau tidak enak, karena semua bisa diajarkan. Buktinya, petai ada yang bilang enak yang bilang tidak,” ia berujar.  

Mau tahu seperti apa bekal sehat buat wanita pekerja menurut dr. Tan? Buah yang sedang musim, otak-otak ikan, sate buah, telur puyuh pindang, bubur manado, lumpia kulit telur dadar isi tahu wortel, nasi jagung plus abon suwir. (f)

Baca Juga:
 


Nuri Fajriati


Topic

#kesehatan, #dietsehat, #nutrisi, #diet