
dok.Shutterstock
Croffle menjadi hybrid food selanjutnya yang lagi hype.
Croffle adalah adonan croissant yang sepenuhnya dimatangkan dalam cetakan waffle. Sebagian besar produsen membalurinya dahulu ke gula pasir (atau gula pasir-kayumanis) agar hasil croffle menjadi lebih garing. Selepas dipanggang, croffle sejenak didiamkan agar lapisan gulanya mengeras.
Menurut berbagai sumber, croffle diinovasi oleh pastry chef Louise Lennox, di kafe Cuisine de France tahun 2017 di Irlandia.
Di ibu kota, toko pastry Bakerman di Astha membantu hadirnya demam croffle. Walau disajikan layaknya waffle yang bermandikan saus, versi original paling laku.
Hingga kini, peminatnya tak kunjung reda, baik yang datang mengantre maupun memesan melalui aplikasi food delivery.
Pihak Bakerman menyebut bahwa walau jumlah pemanggang waffle sudah ditambah, kecepatannya belum bisa menandingi banjirnya pesanan. Rata-rata, pemesan dine-in dan via aplikasi menginginkan sedikitnya lima-enam croffle!
Mereka yang komplain karena menunggu lama justru jadi pelanggan, karena selalu datang kembali dengan pesanan yang sama (sepaket dengan ngantrenya!).
Jaringan restoran Social Affair yang terkenal dengan pastry dan cake juga kewalahan dengan serbuan fans croffle. Brand ini pionir menjualnya untuk skala resto.
Di gerai Cilandak Town Square, terlihat pramusaji sibuk menyiapkan saus pendamping croffle di depan bertumpuk-tumpuk kotak takeaway croffle. Ini meja khusus delivery yang tentu saja lekas kosong dalam sekejap.
Kini penjualnya meluas, juga oleh pebisnis online dan kedai-kedai kopi kecil.
Jadi, apa sih yang bikin croffle enggak ada bosan-bosannya dikejar orang Jakarta?
1/ Rasanya buttery. Makin wahid kualitas menteganya, rasanya makin rich. Teknik folding mentega dingin pada adonan turut menyumbang tekstur flaky.
2/ Cetakan waffle menghasilkan adonan yang garing (crispy), terlebih dengan adanya salutan gula pasir.
3/ Tambahan gula pasir memberi sentuhan manis saat croffle menyentuh bibir. Hmmm!
4/ Tetap ada bagiannya yang empuk, karena dibuat dengan adonan yang dikembangkan dengan ragi. Ada aroma fermentasi ragi yang turut mendongkrak selera.
Jadi, sudah coba croffle atau masih ketinggalan kereta? (f)
Baca juga:
Berekplorasi di Dapur Saat Pandemi, Nicholas Saputra Pede Dengan Masakannya
Seberapa Pedasnya Buldak Sauce Varian Extreme? Fans Kfood Perlu Tahu
Perluas Popularitas Daging Asap, RAMUASAP Authentic Smokehouse Dibuka di Kemang
Trifitria Nuragustina


