
Foto: Dok. Nike Kurnia
Degan Septoadji kembali menorehkan tinta emas dalam lembaran sejarah kuliner Indonesia. Setelah beberapa tahun berhasil mempromosikan dan menampilkan sajian kuliner Indonesia dengan standar Michelin Star di Eropa, kali ini ia kembali ke Paris dan melangkah ke dapur institusi kuliner ternama Le Cordon Bleu di Paris sebagai pengajar. Ini merupakan kali pertama masakan Indonesia dipresentasikan di sekolah bergengsi tersebut.
Workshop bertajuk Les Saveurs D’Indonesie (A Culinary Journey in Indonesia) pada 16 Mei 2017 adalah ajang Chef Degan dan timnya untuk menunjukkan kekayaan kuliner Indonesia. Demo masak dihadiri sekitar 120 orang yang terdiri dari para mahasiswa dan dosen Le Cordon Bleu Paris, para undangan, serta awak media.
Perkenalan bumbu dasar merupakan materi yang diberikan oleh Chef Degan. Berbagai sajian yang dibuat menggunakan bumbu dasar kuning, seperti Soto Ayam, Ayam Panggang, dan Kari Ayam mengundang decak kagum mereka yang hadir.
Animo dan antusiasme yang sangat baik selama workshop berujung pada undangan untuk kembali mengajar di kegiatan serupa pada bulan September mendatang. “Bahkan, Chef sudah direncanakan akan mengisi workshop di Le Cordon Bleu London, Juli nanti,” jelas Nike Kurnia, manajer Chef Degan.
Kunjungan ke Le Cordon Bleu di Paris ini merupakan salah satu agenda dari rangkaian acara Festival Flavors & Reflection of Indonesia yang bertempat di Cafe de la Paix, salah satu restoran legendaris tertua dalam hotel ikonik kota Paris, Intercontinental Le Grand Paris, pada 15-21 Mei 2017. Festival ini merupakan kelanjutan upaya promosi yang telah diselenggarakan akhir tahun lalu.
“Merupakan kehormatan bagi saya untuk kembali ke Paris dan mempresentasikan kuliner Indonesia dalam skala yang lebih tinggi bersama tim dari Bali di negara Prancis sebagai pusat gastronomi dunia,” ungkap Chef Degan. Atas dukungan dan fasilitasi Kedutaan Republik Indonesia di Paris, Chef Degan terbang menuju Paris bersama lima juru masak profesional.
Tak tanggung-tanggung, ia mengajak serta Agus Wiryawan, Executive Chef Banyan Tree Ungasan Bali; Agus Pandetria, Executive Chef Courtyard Marriott Nusa Dua Bali; Theodorus Setyo, Executive Sous Chef Padma Legian Bali; Chef de Cuisine Gede Susila Yadnya dan Watini, Head Chef Cafe Degan Bali.
Sebuah jamuan makan malam di lokasi bergengsi, Opera Ballroom, mengawali pekan festival ini bersama pagelaran seni dan budaya Indonesia. Selama sepekan, tim chef ini menampilkan sejumlah hidangan khas Nusantara mewakili beberapa daerah dalam ragam set menu dan gala dinner. Di antaranya adalah Udang Dabu Dabu, Bebek Bumbu Bali, Salmon Lodeh, Rendang Sapi dan Brem Bali. (f)
Baca Juga:
Iron Chef Hadir Di Indonesia, Berani Lawan 3 Chef Ini?
Es Krim Rasa Nasi Uduk dan Ketoprak dari Eskimomo kini Hadir di Malaysia!
Topic
#trenmakanan, #lecordonbleu



