Beauty Trend
Pemakai Kosmetik Makin Muda, Ajarkan Pilih Produk Tepat Sejak Dini

13 Mar 2019


Jika dulu wanita baru mulai mengenakan make-up setelah mulai memasuki dunia kerja profesional, kini kita semakin biasa melihat anak yang masih duduk di bangku SMA mengenakan riasan wajah lengkap.
 
Survei ZAP Beauty Index 2018 dilakukan MarkPlus, Inc terhadap 17.889 wanita berusia 18 -  65 tahun, ditemukan data bahwa wanita Indonesia sudah memakai skincare, melakukan perawatan di klinik kecantikan, dan menggunakan make-up pada usia kurang dari 13 tahun. Dan, 41,9% wanita mulai meriasan wajah secara rutin pada usia 19-23 tahun.
 
Kita juga tak bisa menutup mata bahwa anak TK dan SD pun sudah merengek minta dibelikan pewarna bibir, bedak, hingga pewarna kuku.
 
Sementara itu, wanita yang berusia lanjut pun tetap ingin merias wajah dengan berbagai kosmetik. Perawatan kulitnya, malah semakin heboh hingga berani mengeluarkan dana berapa pun.
 
Karena itu, sangat penting bagi wanita untuk mulai mengedukasi diri dan meneruskan pada anak atau adiknya tentang perawatan kulit yang tepat dan aman, serta kosmetik yang bersahabat bagi kulit. Bukan sekadar ikut tren dan percaya iming-iming yang belum tentu bertanggung jawab.
 
"Kesalahan terbesar yang dibuat konsumen ketika membeli produk perawatan kulit dan kosmetik adalah tidak melakukan penelitian terlebih dahulu," kata dr. Lilis Rohaeni, pendiri Aeni Skincare Clinic dalam peluncuran produk kecantikan asal Thailand, Giffarine, beberapa waktu lalu di Jakarta.
 
Pertama-tama menurut dokter yang akrab disapa Aeni ini adalah mengetahui jenis kulit apa yang mereka miliki, apakah termasuk jenis berminyak, normal, kombinasi, kering atau sensitif. Perhatikan juga kandungan isi dari kosmetik tersebut. “Hati-hati pada produk pencerah kulit yang saat dipakai seminggu sudah membuat kulit berubah warna. Produk perawatan memerlukan waktu untuk menunjukkan hasil,” sarannya.
 
Mungkin terkesan repot atau mungkin sedikit lebih mahal, tapi menurut Aeni, membeli produk yang tepat akan mengurangi risiko jangka panjang yang mungkin malah membuat Anda keluar biaya lebih besar untuk mengatasi efek negatif yang terjadi saat mengenakan produk tak tepat.
 
Keindahan riasan sudah seharusnya tidak mengorbankan kesehatan kulit Anda, bukan? (f)

Baca Juga:

Spa dengan Pemandangan Hutan Hujan Tropis Bali
8 Cara Menjaga Kesehatan Rambut Berhijab. Salah Satunya Dengan Memberi Kesempatan Rambut Untuk Bernapas.
6 Cara Agar Bulu Tidak Mudah Tumbuh Sehabis Dicukur
 

Nuri Fajriati


Topic

#kesehatankulit, #perawatankulit, #kecantikan

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.