Tips
Spa dengan Pemandangan Hutan Hujan Tropis Bali

28 Dec 2018

Foto: dok. Hoshinoya Bali, dok. pribadi

Menyambung cerita pengalaman  saya di Bali untuk mengawali tahun baru dengan semangat yang baru. Saya, Fiqi Banafsaji, fashion editor femina, melanjutkan perjalanan menuju  Hoshinoya Bali, yang berada di daerah Pejeng, sekitar 30 menit dari  pusat Kota Ubud. Selama perjalanan, mata saya dimanjakan oleh panorama sawah berundak yang indah. Pergantian suasana yang cukup signifikan setelah menghabiskan beberapa hari di pinggir laut. Warna biru tergantikan oleh gradasi warna hijau yang teduh. Indahnya Indonesia.
 
Di Hoshinoya,  saya akan mengikuti 1 hari wellness program yang hanya ditawarkan hingga Mei 2019 (Anda harus coba!).  Perpaduan antara spa  dan  kegiatan lain, seperti yoga dan tari tradisional. Benar saja, saya pun diminta belajar  menarikan sepenggal tari Sekar Jagat yang biasanya dibawakan sebagai tarian pembuka atau persembahan. Sesi tari ini dirancang untuk memperbaiki postur dan kelenturan tubuh. Setelah satu jam penuh mempelajari gerakan-gerakan tari yang, ternyata, cukup sulit, saya kemudian dirias  layaknya penari Bali sungguhan, lengkap dengan kostum dan riasan mencolok khas warna biru, pink, dan kuning. Siap manggung! Pengalaman yang sungguh mengesankan.
 
Lelah berolah tubuh, makan siang pun tiba. Menunya,  makan siang khas Indonesia yang sehat, agar ada asupan makanan yang baik untuk tubuh. Saya mencoba kari vegan, yang begitu kaya rasa.
 
Usai beristirahat sejenak, kini waktunya untuk melakukan  menu utama dari program ini, yaitu holistic full massage and treatment. Rangkaian spa 180 menit ini menggabungkan full body massage, facial, body scrub & wrap, juga mandi bunga.
 
Dimulai dengan pijat secara menyeluruh selama 60 menit pada bagian punggung, kaki, tangan, dan kepala menggunakan floral massage oil. Sebelum memulai facial treatment, sang terapis menghapus riasan  saya dan membersihkannya dengan sangat perlahan. Setelah wajah saya bersih, terapis mengaplikasikan produk Shiseido Qi yang terbuat dari herbal essence tradisional yang diimpor langsung dari Jepang, khusus untuk Hoshinoya Bali. Rasa hangat dan lembut di wajah membuat saya kembali  terlelap.
 
Untuk tahapan selanjutnya, punggung dan betis bagian belakang  dipijat dengan lulur Jawa, lalu dibungkus plastik selama 30 menit. Setelah badan dibersihkan, saya berendam di jacuzzi yang dipenuhi kelopak bunga selama 15 menit. Ini jacuzzi terbuka sehingga saya bisa berendam  sambil  menikmati indahnya hutan hujan tropis. Terapis menyajikan teh panas dan permen jahe. Rasanya saya tidak ingin beranjak dari bak mandi.
 
Program tak berhenti sampai di situ. Pukul 6 sore, saya diajak ke jantung Kota Ubud untuk menyaksikan pertunjukan tari Bali yang apik dan magis, sebelum akhirnya kembali ke kamar dan beristirahat. Menyenangkan! (f)
 
Lokasi: Hoshinoya Bali - www.hoshinoya.com. Mitra Perjalanan: Tiket.com

Baca Juga:

Ingin Isi Ulang Energi? Coba Bersantai dengan Body Relaxation Spa

Saatnya Relaksasi Melalui Ginger Gold Massage



 


Fiqi Banafsaji


Topic

#wheninbali, #spa