Nutrisi 

Khasiat Rempah-Rempah


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Khasiat Rempah-Rempah Femina
‘Rasanya pahit seperti jamu’. Perumpamaan ini mungkin sering Anda dengar, atau bisa jadi Anda juga sering mengucapkannya. Padahal, tanpa sadar hal ini membuat jamu jadi identik dengan rasa pahit yang membuat banyak orang (terutama generasi muda) takut mengonsumsinya. “Istilah jamu sebaiknya diubah karena memberi kesan rasa yang pahit dan bau yang tidak enak,” jelas Dr. Ir. Sedarnawati Yasni, M.Agr, pendidik dan peneliti pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB.

Secara umum, rempah akan menyumbangkan rasa, aroma, dan warna, sehingga penggunaannya dalam masakan bertujuan untuk memberi warna dan menutupi rasa dan bau bahan pangan yang kurang disukai. Zat aktif yang ada di dalamnya mengandung minyak asiri (disebut juga volatile oil), yaitu senyawa aromatik yang memiliki aroma yang enak dan berkhasiat bagi kesehatan. Tiap rempah memiliki komposisi zat aktif yang berbeda-beda, sehingga dengan mencampurkan beberapa jenis rempah, khasiat yang didapat pun bisa bersinergi.

Selain itu, rempah-rempah juga memiliki aktivitas antimikroba. Artinya, secara alami produk dari rempah-rempah dapat awet tanpa tambahan bahan pengawet sintetis. ”Pengembangan minuman kesehatan dari rempah sangat penting untuk meningkatkan pemanfaatan dan nilai ekonomis rempah,” jelas Sedarnawati, yang kini telah berhasil mematenkan produk minuman rempah yang terdiri dari campuran lebih dari 15 rempah. 

Tidak seperti vitamin yang mudah rusak karena suhu tinggi selama pemasakan, zat aktif dalam rempah justru akan terekstrak saat direbus dalam cairan. “Proses pemanasan juga bertujuan untuk mematikan mikroba yang kemungkinan besar mencemari rempah. Namun, pemasakan yang terlalu lama dan berlebihan pada akhirnya juga bisa memengaruhi stabilitas dan khasiat senyawa aktif tersebut,” sambung Sedarnawati, menjelaskan.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada batas optimum konsumsi rempah yang bisa memberi khasiat bagi kesehatan. Menurut Sedarnawati, efek yang ditimbulkan dari berbagai jenis bahan alami sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:  tempat tumbuh dan cara budi daya, usia panen, cara pengolahan dan perebusan, hingga penggunaan jumlah air atau media perebusan lainnya.

Selama ini data yang didapat masih bersifat empiris atau kebiasaan. Pembuktian secara ilmiah masih harus terus ditingkatkan melalui penelitian. Namun, kekhawatiran akan overdosis akibat konsumsi berlebihan, rasanya tidak akan terjadi. Secara alami rempah akan memberi ambang batas sendiri dalam penggunaannya. Jika jumlah yang digunakan terlalu banyak, rasa dan aromanya akan berlebihan sehingga tak lagi bisa dinikmati, baik sebagai bumbu dalam masakan ataupun sebagai jamu.

Lila Muliani

Tahukah Anda bahan-bahan di dapur bisa mempercepat metabolisme tubuh? Baca di sini!



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Abaikan Kami Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Abaikan Kami
Apa yang Anda lakukan agar anak remaja Anda mau curhat dan berbagi cerita dengan Anda?
KOMENTAR
24 Jan 2015 - aningkawaii
tingkahlaku merupakan sebuah respon dari suatu tuturan. entah tuturan dalam diri hati seorang anak maupuun tutran dari lingkungan. diusia remaja yang labih suatu tuturan sangat berpengaruh terhadap jiwanya. tuturan merupakan sebuah sensitifitas bagi  ...
21 Jan 2015 - winarnimobile
Sangat miris dengan kejadian itu, berita itu merupakan tamparan dan teguran kita sebagai orang tua. Anak adalah titipan tuhan yang kita harus kita jaga. Jangan sampai Karena ego kedua orang tua, anak menjadi korban. Seharusnya kita mengasuh, menjaga, ...
21 Jan 2015 - irenedeasyflourencesinaga
Sebetulnya bisa dimulai dari sejak anak kita kecil. Ketika usia 2-3 tahun. Bagaimana si anak sudah belajar mengenal karakter dari teman-teman bermainnya (ada teman yang baik dan ada juga yang tidak). Bagaimana cara makan yang baik (yaitu dengan tidak ...



Majalah Edisi 04 (Edar 24 - 30 Januari 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 21 January 2015






  VIDEO