
Pemerintah lewat Satgas Penanganan COVID-19 tidak pernah bosan untuk mengingatkan masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena, kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 adalah menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyebut kepatuhan terhadap protokol kesehatan jika dilakukan secara kolektif, tidak hanya untuk diri sendiri, maka hasilnya dapat lebih efektif mencegah penularan.
"Kalau kita sudah patuh pada protokol kesehatan, jangan lupa mengingatkan orang lain untuk patuh pada protokol kesehatan," jelasnya Prof Wiku.
Prof Wiku menyebutkan beberapa penelitian yang telah dituangkan dalam jurnal internasional tentang efektivitas 3M mencegah penularan COVID-19. Penelitian menyebutkan encuci tangan dengan sabun dapat menurunkan risiko penularan sebesar 35%. Sedangkan memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan sebesar 45%, memakai masker bedah dapat menurunkan risiko penularan sebesar 70%.
Dan yang paling utama, menjaga jarak minimal 1 meter dapat menurunkan risiko penularan sampai dengan 85%. Oleh karena itu masyarakat harus yakin bahwa setiap usaha yang dilakukan saat ini, akan membuahkan hasil. "Asalkan konsisten dan kolektif melakukan perubahan perilaku menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan dilakukan secara sungguh-sungguh," ungkap Prof. Wiku.
Menerapkan protokol kesehatan secara kolektif ini bisa dimulai dari kelompok terkecil yaitu keluarga. Dalam hal ini, wanita mengambil peran penting tidak hanya menerapkan protokol kesehatan untuk dirinya sendiri, tapi bagaimana menularkan kebiasaan tersebut kepada anggota keluarga lain dan lingkungan yang lebih luas. Wanita menjadi agen penting perubahan perilaku di masyarakat.
Survei daring yang dilakukan Femina periode 31 Oktober - 13 Novemer 2020 berjudul Pemahaman Tentang 3M dengan jumlah responden wanita mencapai 658 orang menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Tentang disiplin terhadap 3M, 91% wanita mengetahui dan paham tentang 3M serta disiplin dalam menerapkannya saat beraktivitas baik di dalam maupun di luar rumah.
Bicara tentang penggunaan masker, 96% wanita mengetahui tata cara penggunaan masker dengan benar. Dan 94% memiliki pengetahuan tentang standar masker kain yang baik untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Sekitar 99% wanita sangat paham penggunaan masker menurut jenisnya: 56% menggunakan masker kain dan masker bedah, 40% lainnya hanya menggunakan masker kain dan 4% hanya menggunakan masker bedah.
Tentang perilaku mencuci tangan, 80% wanita paham tentang manfaat mencuci tangan dengan sabun dan air. Mayoritas wanita juga mengetahui tentang 6 langkah mencuci tangan (81%) dan durasi mencuci tangan yang disarankan WHO (75%). Sedangkan dalam menerapkan protokol jaga jarak 81% wanita paham tentang jarak aman yang disarankan ketika berada dekat orang lain yaitu 1-2 meter. (f)

Baca Juga:
Kasus Positif Harian Masih Tinggi, Pentingnya 3M & 3T untuk Putus Penularan COVID-19
Survei Femina: Mayoritas Wanita Paham COVID-19
Kerumunan Tingkatkan Angka Kasus Positif COVID-19 Sepekan Terakhir
Faunda Liswijayanti
Topic
#3m, #ingatpesanibu, #corona, #covid19, #surveifemina


