Trending Topic
Deretan Vaksin COVID-19 Yang Berpotensi Digunakan di Indonesia

21 Aug 2020

Foto: Pexels

Untuk mengendalikan penyakit yang telah menginfeksi lebih dari 22 juta orang di seluruh dunia, berbagai perusahaan berlomba membuat vaksin dan obat COVID-19. Saat ini beberapa vaksin sudah memasuki pengujian fase tiga, membuat negara-negara melakukan kerjasama dan kesepakatan untuk mengamankan  kebutuhan masing-masing.

Setelah perusahaan Bio Farma melakukan kerjasama dengan Sinovac untuk melakukan uji klinis fase tiga kandidat vaksin COVID-19 Indonesia, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir mengumumkan dalam konferensi pers virtual, telah melakukan perjanjian awal untuk mengamankan 40 juta dosis vaksin Covid-19 dari perusahaan Sinovac. 

Tentu saja hal ini menunggu hasil uji fase tiga yang bisa diketahui akhir hingga awal tahun 2021. Dalam pertemuan dengan perusahaan Tiongkok itu juga dibahas MoU kasistas vaksin 2021, di mana Sinovac akan memberikan prioritas vaksin setelah Maret 2021 hingga akhir 2021.

Mengingat penduduk Indonesia yang besar dan demi mencari hasil yang terbaik, pemerintah juga melakukan pembicaraan dengan perusahaan Tiongkok lainnya, Sinopharm dan CanSino. Kedua perusahaan tersebut diketahui juga sedang mengembangkan dan tengah menguji vaksin Covid-19. Sinopharm tengah diuji di Uni Emirat Arab,  sementara CanSino diuji di Saudi Arabia.

Tak hanya dengan Tiongkok, Indonesia juga terbuka dan menjajaki kerjasama internasional lainnya untuk memastikan ketersediaan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif serta terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Seperti dikatakan oleh  Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito dalam siaran pers YouTube Sekretariat Presiden, ada juga vaksin hasil kerjasama antara Kalbe Farma dan Genexine, perusahaan bioteknologi asal Korea Selatan. Genexine tengah mengembangkan vaksin GX19 yang akan melakukan uji klinis fase II di akhir tahun ini.

Selain itu secara nasional ada beberapa inisiatif yang dikembangkan, yaitu yang pertama adalah konsorsium oleh lembaga Eijkman yang disebut dengan vaksin Merah Putih. Ini kerjasama dengan Eijkman dan Biofarma dan berharap dengan pengembangan ini, maka Indonesia akan mempunyai vaksin sendiri 

Menurut Erick Thohir sambil menunggu vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh lembaga Eijkman dan Biofarma, masih dibutuhkan untuk melindungi masyarakat Indonesia agar Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit. (f)

Baca Juga:

Ini Alasan Susah Banget Meminta Orang Pakai Masker dan Jaga Jarak
Jangan Anggap Sepele! Kasus Konfirmasi Positif COVID-19 Sudah Tembus Angka 102.000
Ini Peran Peneliti Wanita dalam Menemukan Vaksin COVID-19


Topic

#covid19, #vaksin, #sinovac, #kesehatan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?