
Foto: Shutterstock
Pogram vaksinasi booster sudah mulai berjalan. Guna mendukung kelancaran program pemerintah untuk vaksinasi gratis ini, secara bertahap Badan POM melakukan proses evaluasi penggunaan booster vaksin sesuai dengan pengajuan dan ketersediaan data uji klinik yang mendukung pengajuan booster tersebut.
“Badan POM kembali mengeluarkan persetujuan penggunaan untuk 2 (dua) regimen booster heterolog pada vaksin COVID-19 yaitu vaksin Pfizer dosis setengah/half dose untuk vaksin primer Sinovac atau AstraZeneca serta vaksin AstraZeneca dosis setengah/half dose untuk vaksin primer Sinovac atau dosis penuh/full dose untuk vaksin primer Pfizer (full booster dose),” kata Penny K. Lukito, Kepala Badan POM dalam rilis yang disampaikan Sabtu (15/1/2022).
Dengan demikian BPOM telah meresmikan delapan jenis booster Vaksin COVID-19 yaitu
1. Vaksin Sinovac dosis penuh/full dose sebagai booster homolog untuk vaksin primer Sinovac
2. Vaksin Pfizer full dose sebagai booster homolog untuk vaksin primer Pfizer
3. Vaksin AstraZeneca full dose sebagai booster homolog untuk vaksin primer AstraZeneca
4. Vaksin Moderna sebagai booster homolog dosis setengah/half dose untuk vaksin primer Moderna.
5. Vaksin Moderna heterolog dengan half dose sebagai booster heterolog untuk vaksin primer AstraZeneca, Pfizer, atau Janssen
6. Vaksin Zifivax full dose sebagai booster heterolog untuk vaksin primer Sinovac dan Sinopharm.
7. Vaksin Pfizer dosis setengah/half dose sebagai booster untuk vaksin primer Sinovac atau AstraZeneca.
8. Vaksin AstraZeneca dosis setengah/half dose untuk vaksin primer Sinovac atau dosis penuh/full dose untuk vaksin primer Pfizer (full booster dose).
Heterolog diartikan sebagai vaksinasi booster yang menggunakan jenis vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. Sementara Homolog merupakan vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.
Beberapa penelitian dalam dan luar negeri menunjukkan bahwa vaksin booster heterolog atau vaksin booster dengan jenis kombinasi yang berbeda menunjukkan peningkatan antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster homolog atau vaksin booster dengan jenis yang sama.
Untuk vaksin Pfizer sebagai booster dengan vaksin primer AstraZeneca, hasil imunogenisitas menunjukkan pada pemberian booster vaksin Pfizer dosis setengah/half dose setelah 6 bulan vaksinasi primer lengkap dengan vaksin Astra Zeneca menghasilkan peningkatan antibodi IgG terhadap S-RBD yang tinggi (21,8 kali) dibandingkan sebelum diberikan dosis booster.
Terakhir, vaksin AstraZeneca sebagai booster heterolog dosis setengah/half dose dengan vaksin primer Sinovac menunjukan hasil imunogenisitas berupa peningkatan antibodi IgG terhadap S-RBD yang tinggi (35 – 38 kali), baik pada interval booster 3-6 bulan (34-35 kali) maupun 6-9 bulan (35 – 41 kali). Kenaikan IgG pada dosis setengah/half dose tidak berbeda jauh dengan full dose. Untuk booster dengan Vaksin Primer Pfizer (dosis penuh/full dose), hasil imunogenisitas menunjukkan peningkatan antibodi IgG yang baik (dari 3350 menjadi 13.242).
“Secara umum pemberian dosis booster vaksin Pfizer dengan vaksin primer Sinovac dapat ditoleransi baik reaksi lokal maupun sistemik,” tambah Penny.
Penuhi Kebutuhan Vaksinasi, Lima Juta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air
Terkait dengan ketersediaan vaksin, Kemenkes memastikan vaksinasi untuk program prioritas dan vaksinasi booster jumlahnya aman. Per 10 Januari, stok vaksin yang sudah diterima pemerintah ada 446 juta dosis. Vaksin yang sudah disuntikkan sebanyak 288 juta dosis, sehingga masih ada sekitar 150 juta dosis vaksin yang tersedia.
Pada Senin (17/1/2022) Indonesia kembali kedatangan lima juta dosis vaksin Sinovac dalam rangka memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional. "Vaksin yang datang kali ini adalah hasil pembelian langsung," ujar Usman Kansong, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika , dalam rilis yang disampaikan Senin (17/1/2022).
Usman menambahkan, terus berdatangannya vaksin menandai konsistensi pemerintah Indonesia dalam upaya mencukupi kebutuhan vaksin bagi masyarakat. Pemerintah Indonesia akan terus mengupayakan kedatangan vaksin, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral. Menurutnya, seluruh vaksin yang datang tersebut adalah bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan vaksin bagi masyarakat.
Usman menegaskan, ketersediaan vaksin ini sangatlah penting, terlebih saat ini, pemerintah mulai melaksanakan pemberian vaksin booster demi meningkatkan lagi perlindungan kepada masyarakat.
Selain pemberian vaksin booster, pemerintah juga tetap meningkatkan program vaksinasi di daerah-daerah, khususnya yang capaian vaksinasinya masih relatif rendah. Pada 2022 ini, pemerintah menargetkan minimal 70% penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap.
"Program vaksinasi sudah berlangsung setahun, dan kita telah berada di jalur yang tepat dengan terus mengamankan stok vaksin untuk kebutuhan penduduk Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, terkait penyebaran varian Omicron, dia mengatakan, pemerintah berupaya sekuat tenaga agar varian tersebut tidak meluas. Usman pun meminta pemerintah daerah untuk menggencarkan penelusuran dan pengetesan kontak erat guna mendeteksi kasus konfirmasi secara lebih dini. Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan agar menjaga situasi Indonesia tetap baik dan mempertahankan tingkat penularan rendah.
Usman mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, mematuhi protokol kesehatan dan semua imbauan pemerintah. Dan bagi yang belum divaksin untuk segera divaksinasi. "Pelaksanaan protokol kesehatan juga tidak boleh ditinggalkan dan diabaikan serta vaksinasi harus disegerakan," tegasnya.
Selain itu, BPOM juga mengimbau masyarakat untuk bijak dan berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan yang digunakan dalam penanganan COVID-19, serta tidak mudah terpengaruh dengan promosi produk obat, obat tradisional maupun suplemen kesehatan dengan klaim dapat mencegah atau mengobati COVID-19. (f)
Baca Juga:
Vaksin Booster Mulai Hari Ini, Cek Tiket Vaksinasi di PeduliLindungi
Presiden Pastikan Vaksin Booster Gratis untuk Seluruh Masyarakat Indonesia
Apakah Vaksin Booster COVID-19 Dibutuhkan?
Faunda Liswijayanti
Topic
#booster, #vaksin, #covid19, #corona, #pandemi




