Foto: Instagram @sussexroyal
Beredarnya kabar pengunduran diri Pangeran Harry dan Meghan Markle yang diumumkan pasangan ini lewat akun media sosial mereka pada Kamis (9/1/2020) menimbulkan banyak spekulasi. Salah satunya adalah, apakah mungkin seorang anggota kerajaan bisa berhenti atau mundur dari kehidupan kerajaan?
Sebenarnya, jauh sebelum Harry dan Meghan memutuskan untuk mundur, telah ada beberapa anggota kerajaan yang melepas gelar kebangsawanannya dan memilih hidup sebagai rakyat biasa. Kebanyakan dari mereka membuat keputusan tersebut memang dilatari oleh kehidupan percintaannya.
Sebut saja Raja Edward VIII, yang menyerah tahta karena ingin menikahi seorang wanita asal Amerika, Wallis Simpson. Setelah menjabat selama 326 hari, Raja Edward kemudian mengumumkan keputusannya untuk turun tahta agar bisa 'menikahi wanita yang dicintainya’ kepada publik lewat siaran radio.
Pangeran Harry yang saat ini menduduki urutan keenam pewaris tahta kerajaan, tentu tidak menyerahkan tahtanya secara langsung. Tapi, dengan memutuskan mundur dari anggota senior kerajaan Inggris, beberapa hal akan menanti kehidupan Harry dan Meghan serta keturunan mereka setelah keputusan tersebut, seperti berikut ini.
1/ Jadi warga sipil
Yang pasti harry akan menjadi warga sipil, dan kemungkinan ia juga akan menolak tunjangan dari keluarga kerajaan. Pada tahun 2017, Harry, Kate, dan William memiliki tunjangan gabungan sebesar 3 juta pound sterling (Rp54,2 miliar).
2/ Hidup dari harta pribadi
Meski begitu, toh keduanya akan tetap hidup berkecukupan. Sebelum menikah dan menjadi The Duchess of Sussex, menurut The Independent, Meghan telah memiliki kekayaan pribadi sekitar 3,8 juta pound sterling (Rp68,6 miliar).
Sedangkan harta Harry diduga bernilai sekitar 30 juta pound sterling (Rp541,6 miliar), yang sebagian besar diwarisi dari nenek buyutnya, ibu Ratu, yang meninggalkan sebagian besar penghasilannya kepada cucu lelakinya, serta dari almarhum ibunya, Putri Diana yang meninggalkan tiga perempat hartanya untuk kedua putranya, Pangeran William dan Harry.
3/ Tidak lagi terikat protokol kerajaan
Sebagai warga sipil, pasangan ini juga tidak lagi terikat oleh protokol kerajaan. Ini artinya bahwa mereka dapat melakukan berbagai hal yang sebelumnya dibatasi oleh aturan kerajaan. Seperti menjadi ambasador sebuah produk yang bisa menjadi salahs atu pendapatan mereka. Tentunya, sebagai anggota kerajaan, hal tersebut tidak mungkin mereka lakukan.
4/ Berdampak pada garis suksesi
Jika Harry benar-benar menyerahkan gelarnya, hal tersebut tentu akan membawa perubahan pada garis sukses. Saat ini urutan pewaris tahta ditempati oleh Pangeran Charles, Pangeran William, Prince George, Putri Charlotte, Pangeran Louis, Pangeran Harry, Archie Mountbatten Windsor, dan Pangeran Andrew. Jika Harry mundur, maka Andrew akan naik dua anak tangga dalam urutan pewaris tahta kerajaan Inggris.
Meskipun Harry dan Meghan telah mengumumkan keputusan mereka di media sosial, namun hingga kini pihak Buckingham - dari sumber di dalam istana - masih terkejut dengan keputusan Harry yang dianggap tiba-tiba dan tanpa perundingan dengan keluarga kerajaan lainnya.
Sedangkan The Evening Standard melaporkan bahwa Harry sebelumnya telah mengungkapkan keinginan pengunduran dirinya dari kerajaan, tetapi Ratu telah menolaknya.
Beberapa pihak menyebutkan apa yang dilakukan Harry dan Meghan tersebut sebagai tamparan keras pada Ratu dan keluarga kerajaan - yang sejak hubungan pasangan ini pada tahun 2016 - telah berusaha untuk ‘menyesuaikan’ aturan kerajaan dan menerima beberapa keinginan pasangan ini yang bertolak belakang dengan protokoler resmi kerajaan Inggris. (f)
Baca Juga:
Harry - Meghan Mundur dari Anggota Kerajaan Inggris, Ini Disebut-sebut sebagai Alasannya
Makna Nama Anak Meghan Markle dan Pangeran Harry
Anak Laki-laki Meghan Markle dan Pangeran Harry Sudah Lahir
Faunda Liswijayanti
Topic
#pangeranharry, #meghanmarkle, #kerajaaninggris, #inggris




