Tiwul, papeda hingga lemang adalah alternatif karbohidrat olahan khas Nusantara. Sudah coba? Foto: Canva
Padahal selain nasi, Indonesia punya berbagai karbohidrat olahan yang menjadi kekayaan kuliner lokal, serta tak kalah lezat dipadukan lauk favorit kita. Umumnya karbohidrat itu mengeksplorasi rasa dan tekstur jagung, singkong, serta sagu.
Jika liburan keliling Nusantara, jangan lupa berwisata kuliner dengan mencoba masakan khas lokal dipadukan karbohidrat olahan daerah setempat.
Yuk, ketahui beberapa di antaranya!
LEMANG
Namanya mungkin sudah akrab, terutama di Hari Raya; lemang biasanya disajikan bersama rendang atau serundeng. Lemang dari Sumatra adalah beras ketan yang dimasak dalam bambu dengan santan. Rasanya gurih dengan tekstur lembut. Dicamil dengan sambal saja sudah nikmat, dan populer pula di Malaysia.OYEK
Baru kenal oyek? Ini adalah singkong yang difermentasi, khas Jawa Tengah dan Jawa Timur. Prosesnya melibatkan pengeringan dan penumbukan hingga menjadi butiran kecil (sering disebut nasi singkong). Oyek sering dijadikan pengganti nasi dan disajikan dengan berbagai lauk. Rasanya khas, dan sedap menemani masakan pedas. Nyam!TIWUL
Tiwul juga berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terbuat dari singkong yang dikeringkan dan dihaluskan menjadi tepung, tiwul kemudian dikukus hingga menjadi butiran kecil seperti nasi. Teksturnya kenyal dengan rasa sedikit manis membuat tiwul cocok disajikan dengan kelapa parut atau gula merah.NASI JAGUNG
Sesuai namanya, karbohidrat olahan dari Jawa Timur ini adalah campuran nasi dan jagung pipil yang dikukus bersama. Nasi jagung kaya serat dan memberikan rasa yang unik. Biasanya, nasi jagung disajikan dengan ikan asin, sayur asem, atau urap; kaya karbohidrat dan mengenyangkan!JAGUNG BOSE
Jagung bose dari Nusa Tenggara Timur adalah jagung yang dikeringkan berbulan-bulan lalu ditumbuk menjadi bose. Kemudian bose direbus bersama kacang merah dan santan hingga lembut dengan tekstur mirip bubur. Hasilnya adalah karbo olahan yang mendampingi beragam lauk gurih.PAPEDA
Papeda adalah makanan pokok di Papua dan Maluku, berupa bubur sagu yang kental dan lengket, mirip lem. Papeda biasanya dimakan dengan kuah ikan kuning yang gurih dan pedas. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang netral membuatnya cocok dinikmati dengan berbagai lauk. Coba, yuk!Baca juga:
Cumi Hitam Cabai Merah, Makin Pedas Makin Enak!
Paru Garing Pedas, Pasti Semua Suka!
Terung Balado Ikan Bilih Khas Padang
Belva Khoirunnisa Sasikirana
Topic
#kuliner


