Health & Diet
Rewel dan Sulit Tidur, Perhatikan Tanda Anak Menderita Rinitis

8 Aug 2018


Dok: @anniespratt Unsplash.com 


Selain anemia, penyakit yang juga dapat mempengaruhi kualitas kehidupan anak adalah rinitis. Rinitis merupakan radang selaput hidung yang biasanya disebabkan oleh common colds atau flu dan alergi. Di Indonesia, prevalensi rinitis mencapai 24,3%.

Penyakit rinitis apabila dibiarkan akan mempengaruhi tumbuh kembang optimal anak, terutama jika rinitis yang dialami berkembang menjadi rhinosinusitis dan komorbiditas lainnya.

“Dalam kasus yang akut, anak dengan rinitis dapat berpotensi mengalami gangguan penyakit penyerta (komorbiditas) lainnya seperti asma, pembesaran tonsil, dan infeksi telinga atau otitis,” jelas dr. Darmawan Budi Setyanto Sp.A(K) di Merck Pediatric Forum 2018 pada akhir Juli lalu.

Rinitis sangat berpotensi mengganggu karena anak menjadi rewel dan sulit tidur, sehingga akan mengganggu kualitas tidur anak dan orang tuanya. Meskipun tidak tergolong sebagai penyakit yang mematikan, rinitis dapat mengurangi produktivitas dan kualitas hidup keluarga, sekaligus berpotensi menimbulkan beban ekonomi tambahan.

“Dalam menangani rinitis, perlu anak perlu diberikan terapi yang komprehensif, dalam bentuk terapi oral dan topikal. Salah satu cara untuk menangani gejala hidung tersumbat adalah dengan diberikannya terapi topikal yang dapat secara singkat (kurang dari 10 menit), langsung memberikan efek hidung lega pada anak,” ungkap Prof. Chua H. Antonio yang juga hadir dalam acara yang sama.

Selain itu, edukasi dan sosialisasi tren cuci hidung pada anak juga menjadi salah satu upaya pencegahan penyakit rinitis. Dengan rajin mencuci hidung akan membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak. (f)

Baca Juga: 
4 Cara Merangsang Motorik Anak
4 Sebab Bayi Sering Terbangun di Malam Hari
Ini Cara Penuhi Kebutuhan Nutrisi Harian Agar Anak Tidak Terserang Anemia



Faunda Liswijayanti


Topic

#rinitis, #penyakitanak, #anak, #radangselaputhidung

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.