Food Trend
Ngopi Bersama Presiden: Jokowi dan Bahasa Isyarat

3 Oct 2017

Tepat di Hari Kopi Dunia, hari Minggu, 1 Oktober kemarin,  Presiden RI Joko Widodo mengundang beragam kalangan kopi ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dalam acara “Ngopi Bersama Presiden”.
 
Berlangsung di teras belakang istana, perwakilan petani, pembuat mesin kopi, roaster, barista, dan pebisnis kedai kopi, untuk pertama kalinya disatukan untuk ngobrol sore bersama Presiden dan berbicara isu kopi masa kini.
 
Jelang pukul lima sore, turun hujan rintik-rintik yang membasahi tepi teras cukup membuat Presiden RI Joko Widodo sigap mengajak tamu untuk berpindah ke dalam ruangan istana.
 
Tak sabar menyambung kesempatan langka ngopi bareng Presiden, komunitas kopi lekas mengambil posisi duduk yang baru. Presiden kali ini diapit oleh Teten Masduki, Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI dan Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI.
 
Cukup menarik, ajakan Panji Surya, penyandang disabilitas tuli yang merupakan putra dari dua artis senior, Ray Sahetapy dan Dewi Yull, kepada Jokowi, untuk mempraktikkan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dalam menyatakan “Saya Cinta Kopi Indonesia”.
 
Kepada femina, pria 24 tahun itu mengutarakan kesukaannya minum kopi susu. Hal yang menjadi perhatiannya terkait kopi, terbukanya lapangan kerja sebagai barista bagi para penyandang disabilitas di Indonesia. Di luar negeri, kesempatan ini sudah dipraktikkan oleh sebuah brand coffee shop terkenal.
 
Yoshua Tanuco-owner gerai kopi Common Grounds dan ST.ALi Jakarta, menyebut posisi barista sebagai ujung tombak penyajian kopi ke konsumen. Kepada Presiden, ia menyebut kegembiraannya akan bermunculannya sekolah-sekolah pencetak barista, seperti ABCD School of Coffee, Indonesia Coffee Academy milik Anomali Coffee, hingga course-course yang dibuat oleh Common Grounds.
 
Yoshua sendiri juga memiliki pendidikan barista dan sudah mengecap kejuaran di dalam dan luar negeri.
 
Di sini, Jokowi kemukakan rencananya memberikan 10 beasiswa untuk belajar kopi di luar negeri.
 
"Saya beri kesempatan 10 orang cari sekolah di luar negeri, baik untuk tanam atau pasca panen, atau apalah yang berkaitan dengan kopi, kita siapkan beasiswanya. Silahkan ke Pak Teten Masduki (Kepala Staf Kepresidenan) atau ke Pak Triawan Munaf (Kepala Bekraf)," ujar Jokowi. (f)

Foto: Biro Pers Setpres; Tria Nuragustina - Femina. 

Baca juga:
Ngopi Bersama Presiden: Brand Kopi Lokal Hanya Kalah Berani
Ngopi Bersama Presiden: Apa Jenis Kopi yang Chicco Jerikho Hadiahkan ke Jokowi?

Dogiyai, Siap Jadi Ikon Kopi Papua​
 

Trifitria Nuragustina


Topic

#Jokowi, #JokoWidodo

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?