
Foto: Unsplash
Sejak 10 tahun lalu, Rika sudah merintis kariernya di bidang marketing communication, namun belakangan karena pandemi, kantor tempatnya bekerja harus merumahkan beberapa karyawan termasuk Rika. Setelah sebulan lebih menganggur, Rika justru merasa ia tidak ingin kembali berkarier sebagai marketing. Karena sesungguhnya bidang yang selama ini ia tekuni bukanlah bidang yang ia sukai. Sambil mencari-cari pekerjaan, peluang menarik datang dari teman kuliahnya, Silvia yang membutuhkan seorang HRD di perusahaan tempatnya bekerja.
Awalnya, Rika sempat ragu karena ia merasa tidak memiliki pengalaman HRD. Namun, Silvia yang mengenal Rika sebagai sosok yang supel justru melihat potensi Rika untuk menjadi HRD yang harus berhubungan dengan banyak pihak. Tidak ingin membuang kesempatan, Rika mencoba peluang tersebut. Kini, ia justru tengah merasa senang dan nyaman dengan pilihan karier baru tersebut.
Apakah Anda termasuk seperti Rika, belasan tahun bekerja di bidang yang saat ini sedang ditekuni, namun belakangan mulai merasa jenuh dan ingin mencari hal baru? Atau Anda mulai merasa terjebak dengan pekerjaan yang ternyata selama ini tidak Anda sukai?
Ada banyak alasan mengapa seseorang menyesali keputusan karier yang telah dibuat. Mulai dari kepuasan kerja, lingkungan kerja yang tidak membuat nyaman, tingkat stres yang tinggi, hingga perasaan Anda tidak menuju kemanapun dalam bekerja.
Memikirkan untuk mengubah arah haluan karier, sah-sah saja. Apalagi jika pikiran Anda mulai terpecah, merasa cemas dan stres. Tidak perlu cemas dan takut keluar dari zona nyaman di pekerjaan saat ini atau tidak dapat pekerjaan lain karena dunia yang kompetitif. Sesungguhnya, pemikiran tersebut hanya akan membuat karier Anda stagnan.
Menurut Lolly Daskal, pelatih kepemimpinan yang dilansir dari Fastcompany, Anda belum terlambat jika ingin mengubah karir. Coba lakukan langkah-langkah dari Indonesian Leadership Academy di bawah ini, sebelum mengubah jalan karier:
1/ Tinjau kembali kualifikasi; pengalaman; keterampilan dan kekuatan Anda. Pastikan tidak ada yang tertinggal, bahkan jika Anda suka bernyanyi di kamar mandi, tambahkan juga!
2/ Buatlah daftar panjang berisi perusahaan-perusahaan tempat Anda merasa dapat berkontribusi dengan pengalaman; keterampilan dan kekuatan Anda.
3/ Perhatikan perusahaan-perusahaan dalam daftar Anda di atas, dan buatlah daftar yang lebih kecil dari perusahaan-perusahaan yang lebih Anda sukai atau akan lebih cocok untuk Anda.
4/ Kirim surat lamaran ke perusahaan yang ada di daftar kecil Anda. Pastikan untuk melampirkan foto diri yang terbaik. Tambahkan kontak dan akhiri surat Anda dengan menyatakan bahwa Anda yakin akan menjadi aset bagi perusahaan jika mempekerjakan Anda.
5/ Sebagai cadangan, identifikasi headhunter (bila memungkinkan) untuk membantu Anda dalam pencarian pekerjaan.
6/ Ini mungkin akan memakan waktu beberapa bulan, tetapi dengan terus berusaha dan percaya pada diri sendiri, Anda pasti akan berhasil.
Ingatlah, mencari pekerjaan yang tepat adalah sebuah pekerjaan penuh waktu. (f)
Baca juga:
Mimpi tentang Pekerjaan Sering Terjadi Selama Pandemi COVID-19? Ini Artinya Menurut Pakar Mimpi
Tidak Disangka-sangka, 5 Hal Ini Bisa Bikin Anda Kelelahan
Memasuki Era New Normal, Ini 7 Adaptasi Skill yang Perlu Dilakukan Praktisi PR
Faunda Liswijayanti
Topic
#karier


