BizNews
Dukungan AXA Financial Indonesia Lindungi Karyawan Wanita dari KDRT Selama Pandemi COVID-19

27 May 2020



Dok. Shutterstock



Pembatasan sosial selama masa pandemi COVID-19 rupanya turut memicu konflik di dalam rumah, karena intensitas bertemu semakin sering dan terbatasnya ruang privasi. Bahkan, menurut laporan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjelaskan saat ini masih adanya kasus kekerasan pada perempuan dan anak di tengah pandemi Covid-19. Terdapat 275 kasus kekerasan dewasa yang di antaranya ada 184  korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Menurut UN Women, bertambahnya kasus KDRT selama pandemi salah satunya disebabkan oleh kekhawatiran akan keamanan, kesehatan dan uang yang kian meningkatkan tensi dan ketegangan kondisi kehidupan yang sempit dan terbatas. Sedangkan menurut Komnas Perempuan, akar masalah terjadinya KDRT adalah ketimpangan relasi kuasa antara pria dan wanita. Indonesia dengan kultur patriarki yang masih kuat membuat kebanyakan orang menganggap bahwa pria memiliki kontrol dan kuasa terhadap anggota keluarga yang lain. 

 


Dok. AXA Financial Indonesia
 

Pun tak bisa dipungkiri bahwa kesetaraan adalah hal yang perlu diperjuangkan untuk memangkas permasalahan KDRT yang masih menghantui sebagian wanita. Hal ini juga disampaikan oleh Niharika Yadav, CEO AXA Financial Indonesia, yang mengatakan bahwa langkah-langkah pemberdayaan penting dilakukan agar wanita tidak terjebak dalam KDRT.

"Perbedaan kesetaraan itu menyebabkan masalah, salah satunya kekerasan. Maka perlu ada keseimbangan. Perusahaan kami memiliki sistem yang mengedukasi masalah kesetaraan agar kekerasan itu tidak terjadi," ujarnya seraya mengenalkan program Diversity and Inclusion yang diperuntukkan bagi karyawan wanita di AXA Financial Indonesia. 

Adapun kegiatan-kegiatan dalam program tersebut adalah pelatihan kepemimpinan, kepercayaan diri, edukasi bentuk kekerasan terhadap wanita, self-grooming dan pelatihan-pelatihan lainnya. Tentu saja, pelatihan-pelatihan tersebut pun diharapkan dapat membuat karyawan wanita merasa lebih berdaya dan dapat membentengi diri mereka sendiri dari kemungkinan terjadinya kekerasan. 

"Saya ingin memastikan bahwa para karyawan tahu apa itu kekerasan, karena kekerasan bukan hanya kekerasan fisik, tapi ada juga kekerasan verbal, mental, hingga kekerasan terhadap kepercayaan diri mereka. Sehingga ketika mereka menyadari hal itu terjadi, mereka bisa mencari bantuan," papar Niharika yang mengatakan bahwa AXA Financial Indonesia bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk membantu apabila terjadi KDRT pada karyawannya. 

Tak hanya itu, demi memastikan para karyawannya dapat melalui masa pandemi COVID-19 ini dengan baik, AXA Financial Indonesia juga menyediakan fasilitas pendukung. Misalnya, memberikan akses kepada karyawan kepada praktisi kesehatan mental, apabila mereka membutuhkan dukungan demi meraih keseimbangan di tengah kondisi krisis seperti saat ini. (f)



BACA JUGA :
Ancaman Lain COVID-19, Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Survei Femina : Hadirnya Orang Ketiga dan KDRT Alasan Utama Wanita Bercerai
Inklusif Dalam Dunia Profesional


 


Topic

#KDRT

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?