Foto: Dok. Freepik
Ingin bermesraan dengan pasangan di hari kasih sayang? Tentunya ada keinginan untuk memberi kesempatan pasangan merasakan kelembutan dan kehalusan kulit Anda. Untuk mencapainya, mungkin kita perlu menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan seperti bulu kaki, ketiak dan lainnya. Anda bisa melakukannya dengan mudah di klinik kecantikan, tapi di masa pandemi melakukan di rumah menjadi pilihan yang lebih mudah dan aman. Cek caranya agar hasilnya maksimal dan kulit tidak teritasi.
1. Tidak semua alat cukur sama
Alat cukur atau razor sebenarnya tidak semuanya memiliki desain dan peruntukkan yang sama. Setiap jenis disesuakan dengan tujuan area tubuh tertentu. Misalnya, cukuran untuk area area wajah, untuk area tubuh seperti kaki, tangan, dan sebagainya.
Pisau cukur klasik yang berbentuk huruf-T cocok untuk area wajah. Biasanya digunakan para pria untuk mencukur kumis, janggut atau bulu-bulu di wajah. Sementara bentuk cukuran berbentuk melengkung yang dilengkapi dengan pisau khusus dengan lengkungan, lebih tepat untuk area tubuh berlekuk seperti kaki, tangan, ketiak atau area kewanitaan Anda. Jika Anda terbiasa mencukur ketiak misalnya, di pasaran alat cukur lengkung ini bahkan ada yang disiapkan khusus untuk wanita.
Mencukur area tubuh dengan alat cukur wajah, bisa menimbulkan resiko iritasi, hasil cukur yang tidak merata juga tdak nyaman.
2. Gunakan eksfoliator dan bersihkan area yang akan dicukur
Mengangkat sel kulit mati dengan eksfoliasi serta memastikan area yang akan dicukur sudah bersih membuat proses bercukur akan lebih cepat, dan nyaman. Mencukur pada kulit yang belum dibersihkan, membuat banyak sel kulit mati ikut terperangkap di dalam lapisan pisau cukur.
Tak hanya itu, mencukur pada area yang belum dibersihkan dapat menyebabkan adanya penyumbatan ataupun infeksi bakteri yang berakibat munculnya ingrown hair. Membersihkan area sebelum bercukur membuat mata pisau tajam lebih lama dan awet.
3. Lembutkan kulit dengan air hangat
Sebaiknya membersihkan area yang akan dicukur dengan air hangat. Bisa degan cara dibilas, atau untuk area kaki misalnya bisa dilakukan dengan membungkusnya menggunakan handuk hangat. Keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu membuka pori-pori kulit. Hasil cukuran lebih rapi.
4. Gunakan shaving cream bila kulit Anda sensitif
Punya kulit sensitif? Kalau begitu jangan coba-coba main cukur tanpa menggunakan shaving cream. Meskipun Anda mencukur di dalam bak berendam ataupun pancuran saat mandi, air saja tidaklah cukup sebagai media pelindung kulit. Krim cukur memiliki khasiat melindungi kulit dari iritasi dan mengurangi resiko munculnya ingrown hair.
5. Jangan bercukur dengan alat cukur bermata satu
Meskipun dari segi harga memang paling murah, namun alat cukur dengan mata pisau tunggal, membuat Anda perlu mengulang cukuran beberapa kali pada area yang sama. Hal ini dapat mengakibatkan iritasi dan hasil cukuran yang tidak merata.
6. Cukur searah rambut atau berlawanan?
Ini kerap menjadi perdebatan. Ada yang menyarankan mencukur untuk mengikuti arah tumbuh rambut untuk menghindari iritasi dan ingrown hair akibat pemotongan rambut yang terlalu pendek. Sementara efeknya tentu saja rambut akan tumbuh kembali lebih cepat, dan bisa lebih tebal.
Namun bila Anda menginginkan hasil cukuran yang mulus dan kulit tampak bersinar, mencukur berlawanan dari arah tumbuhnya rambut menjadi pilihan tepat. Tapi ingat! Pastikan mata pisau tajam agar tidakperlu dilakukan berulang-ulang.
7. Lebih baik satu cukuran searah yang panjang
Maksudnya, dibandingkan Anda mencukur satu bagian sedikit-sedikit berulang-ulang, lebih baik satu cukuran panjang. Karena itu ketajaman dan jumlah mata pisau menjadi penting. Lakukan dengan satu gerakan panjang yang searah.
8. Jangan pakai produk after shave kecuali di wajah!
Nah, bila Anda terlintas ide menggunakan after shave milik pasangan setelah bercukur kaki atau area kewanitaan Anda, sebaiknya jangan dilakukan. Produk after shave (baik yang berbentuk balsam, cair, ataupun gel) biasanyamengandung alkohol tinggi untuk mencegah tumbuhnya bakteri. Akibatnya kulit bisa menjadi kering bahka menimbulkan rasa gatal atau perih pada bagian cukuran.
Untuk area kaki, tangan, ataupun area kewanitaan, Anda cukup menggunakan krim pelembap setelah area yang habis dicukur dicuci bersih dengan sabun.
9. Bagaimana dengan alat cukur elektronik?
Menggunakan pencukur elektronik seperti clipper memang ringkas untuk memendekkan rambutyang tidak diinginkan. Tapi hal ini beda cerita bila Anda bertujuan memangkas total rambut seperti mencukur.
Mata pisau cukur elektronik yang cenderung tidak sering diganti bisa merusak kutikula rambut, rambut akan tampak terkoyak daripada terpotong sempurna bila dibandingkan dengan hasil pisau cukur manual.
Dampaknya, selain munculnya iritasi dan rasa tak nyaman, bila menggunakan cukuran elektrik ada resiko munculnya jerawat membandel, rasa gatal, bahkan ingrown hair akibat potongan yang tak rapi. (f)
Baca Juga
Ombre Lips Kembali Tren di 2021, ini 5 Langkah Caranya!
Ask The Expert: 11 Cara Gampang Detoksifikasi Kulit!
Topic
#FeminaBeauty, #CukurBuluKaki, #Shaving


