
Foto: Dok. Shutterstock
Seringkali kita menganggap menggunakan produk perawatan kulit sudah cukup untuk mendapatkan kulit yang sehat. Padahal ini baru langkah pertama kita merawat kulit. Kulit kita juga butuh di-detoks untuk menghilangkan racun-racun dan mengistirahatkannya.
Detoksifikasi berarti proses membersihkan tubuh dari racun atau mengurangi kadar racun yang ada di dalam tubuh sehingga sirkulasi darah menjadi lancar. Karenanya tubuh menjadi semakin sehat. Salah satunya ditandai dengan kulit yang tampak segar dan glowing. Mengapa kulit butuh di detoks? Berikut beberapa alasan terpenting:
Polusi Udara
Udara mengandung PAH (Polycyslic aromatic hydrocarbons) yang memicu dehidrasi, peradangan, hilangnya elastisitas dan kekencangan kulit, menjadikan warna kulit tidak merata bahkan kanker kulit. Polusi mempengaruhi keadaan kesehatan kulit kita setiap hari.
Merokok
Merokok dapat menyebabkan penyempitan aliran darah di kulit dan membuat aliran darah tidak lancar. Asap rokok juga bisa menjadi penyebab kulit terlihat kusam dan tidak segar.
Penggunaan Makeup
Setiap hari kita melapisi kulit wajah dengan berbagai produk. Mulai dari produk perawatan kulit hingga bermacam produk makeup. Biarpun kita sudah membersihkannya dengan seksama, kemungkinan sisa-sisa produk yang menumpuk terus menerus berpengaruh pada kesehata kulit kita. Seringkali kita membersihkan wajah hanya berkisar 20 detik saja, ini tidak cukup karena jaringan kulit dapat melepaskan 30.000 sel kulit mati setiap menit dan menghasilkan 3,4 ons cairan keringat setiap harinya.
Bagaimana cara mendetoks kulit, bisa dibaca di halaman berikutnya
Petty S. Fatimah
Topic
#FeminaBeauty, #drJulianaYu, #HouseofSkinovation


