
Dok. Shutterstock
Di pasaran saat ini banyak dijual produk perawatan kulit yang diberi label face oil. Gunanya apa ya?
Minyak untuk wajah atau face oil adalah produk perawatan kulit sehari-hari yang bertujuan untuk membantu menyeimbangkan kadar minyak di kulit wajah. Kadar minyak yang seimbang membantu kulit kehilangan air atau kelembapannya.
Face oil bekerja dengan minyak alami kulit yang ada, membantu memperkuat lapisan luar kulit, yaitu bagian stratum korneum, melembutkannya dan mengunci kandungan air pada lapisan kulit.
Bagaimana Pengaplikasiannya?
Jangan takut kulit jadi terasa berminyak berlebihan karena memakai face oil. Semua tergantung cara pengaplikasian yang benar. Ikuti saja aturan dasar pengaplikasian produk perawatan muka yang standar yaitu dimulai dari produk dengan konsentrasi teringan dan diakhiri dengan yang terberat.
Dengan demikian mulailah dari jenis serum, face oil, pelembab lalu tabir surya. Bisa juga kita menggunakan face oil ke dalam pelembap untuk mendapatkan sifat aditif. Jika suka, gunakan face oil pada pagi dan malam hari. Gunakan face oil secukupnya, cukup 2 – 3 tetes sekali pakai.
Siapa yang Perlu Face Oil?
Sebenarnya face oil aman untuk jenis kulit apapun. Tapi sama seperti produk perawatan kulit khusus lainnya, ada baiknya melihat respons kulit kita saat pertama menggunakannya.
Jika ingin mencoba untuk pertama kalinya, coba campurkan 2-3 tetes face oil ke dalam pelembap dan aplikasikan 2 -3 kali seminggu saja dulu. Jika tidak ada reaksi alergi atau perubahan tertentu pada kulit, face oil bisa dilanjutkan dan bisa diaplikasikan setiap hari.
Namun begitu, sebaiknya tidak menggunakan face oil pada kulit yang berjerawat. Face oil bisa menyumbat pori-pori dan memicu tumbuhnya jerawat baru.
Beragam Face Oil
Bahan dasar yang digunakan untuk face oil tidak hanya satu jenis, tapi sangat beragam. Bahan dasar yang digunakan juga akan berpengaruh pada pemakaiannya. Ada yang lebih cocok untuk kulit kering, kulit berminyak atau kulit yang bermasalah misalnya flek hitam.
Face Oil yang Mengurangi Sebum
Beberapa jenis minyak bisa berfungsi mengurangi sebum di wajah karena mengandung bahan pembunuh bakteri dan bisa membantu mengelupas sel kulit mati. Coba face oil yang berbahan dasar jojoba, aloe vera, tea tree, squalene, dan marula.
Face Oil untuk Kulit Kering
Kulit kering baik sekali jika digunakan face oil yang berbahan dasar minyak kelapa, rosehip, zaitun, bunga matahari dan argan.
Face Oil untuk Kulit Sensitif
Kulit yang sensitif memerlukan perawatan yang lembut dan menenangkan. Gunakan face oil yang mengandung chamomile atau lavender.
Face Oil untuk Kulit Sensitif
Jika kulitmu berjenis kombinasi, maka face oil yang cocok adalah yang berbahan dasar marula, jojoba, grape seed atau carrot seed.
Face Oil untuk Kulit yang Mengalami Flek Hitam
Coba face oil yang berbahan dasar argan, lemon, tea tree, evening primrose atau rosehip.
Face Oil untuk Anti-Aging
Face oil juga bisa mencegah penuaan dini dan membuat keadaan kulit optimal. Gunakan face oil berbahan dasar grape seed, zaitun, rosehip atau bunga matahari.
Be gentle to your skin.
dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation
Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Contact via WA : 0819-0538-3669
(Untuk perawatan di klinik dengan perjanjian terlebih dulu)
www.skinovation.co.id
BACA JUGA :
Ask The Expert : Lebih Bersih Mana Ya?
Ask The Expert : Mandi dan Kesehatan Kulit
Ask The Expert : 6 Fakta Menarik tentang Kulitmu
Topic
#faceoil, #asktheexpert


