Food Review
Rasa Indonesia di Kaum, Bali

1 Jan 2017


Foto: TN
 
KAUM diresmikan setelah 4 tahun proses mewujudkan mimpi. Lisa Virgiano dan Antoine Audran direkrut restoran milik grup PTT Family ini, untuk bersama-sama dengan CEO dan Co-Founder, Ronald Akili, melewati segala hal yang dipandang terlalu berisiko oleh restoran lain. Kaum memang tidak berencana untuk hadir sebagai restoran Indonesia yang sudah-sudah.
 
Lisa mengajak femina mendaki wilayah Jatiluwih, Bali, yang berbukit-bukit untuk melihat kealamian sawah penghasil beras untuk Kaum. Tugasnya tak berhenti pada membangunkan kepercayaan petani pada sistem tanam yang luhur. Berhadapan dengan supplier tradisional ini berarti tiada hari tanpa memastikan kelancaran pasokan ke dapur Kaum. Peraih banyak penghargaan kuliner ini juga terbang ke berbagai wilayah untuk mencari potensi bahan terbaik selanjutnya.
 
Antoine adalah chef asli Prancis dengan kecintaan mendalam pada hidangan Indonesia. Para cook yang terbiasa bekerja di industri serba cepat dikomandonya untuk memarut kelapa sendiri, mengaron nasi, mengulek bumbu tanpa mesin, dan membuat tepung beras.
 
Menu Kaum merepresentasikan kekayaan lauk Indonesia. Hadir Gulai Udang Aceh, Mangut Ikan Asap, Gohu Ikan Tuna, Sate Buntel dengan Acar Rujak, Ayam Betutu Klungkung, Kalio, hingga Ikan Lele Sambal Tangkil. Sambal platter-nya terdiri atas sambal keluak, sambal matah, sambal ikan teri bakar, sambal rica, dan sambal mbe. Pedasnya tidak dikurang-kurangi.

Ada pula sayur bobor dari bahan superfood daun kelor. Group Pastry Chef PTT Family, Dedy Sutan, sempat memperlihatkan kepada femina pembuatan bubur sumsum dengan juruh* serta wangi pandan dan warna suji asli. Ahhh, rasanya tiada duanya….
 
Dapat dipahami, pada akhirnya sebuah hidangan dengan nama yang sama bisa terasa jauh berbeda kala dibuat dari bahan sejati. Tak sedikit dari petani yang diajak mencoba akhirnya terharu mendapati hasil buminya berada dalam perlakuan sebaik ini.
 
Kini, dalam waktu singkat, Kaum menjadi restoran yang masuk perhitungan di kota yang sarat restoran itu. Tidak mudah melunturkan reputasi ini ketika memajukan harkat bahan lokal dan menciptakan pentas yang layak bagi hidangan Indonesia adalah kegigihan yang ditanamkan terus-menerus di dapurnya.­­­­­ (f)
 
Alamat: Potato Head Beach Club, Jl. Petitenget 51B, Seminyak, Bali.
Telp: (0361) 3007990.
Jam buka: 12.00-16.00 WITA & 17.00-00.00 WITA.
Harga: Rp20.000-Rp225.000.
Suasana: Etnik, menggambarkan suasana  Indonesia yang kaya, tapi modern.
 
*Cairan dari nira yang diproses menjadi gula merah.
 
Baca juga:

Trifitria Nuragustina


Topic

#KulinerBali

 

polling
Pilkada 2017

Pilkada 2017 akan digelar serentak pada tanggal 15 Februari di 101 daerah, 7 provinsi, 18 kota dan 76 kabupaten. Sebelum memberikan suara, yuk, isi polling berikut.

Kota tempat tinggal:
Gender:
Usia:
Pekerjaan:
Pendidikan terakhir:
Dalam setahun terakhir apakah Anda pernah melihat, menonton atau mendengar kampanye calon yang akan ikut pemilihan Kepala Daerah:
Melalui Media kampanye apa yang paling menarik untuk Anda lihat, tonton atau dengar mengenai pemilihan calon pemimpin daerah ( boleh pilih lebih dari satu jawaban):
Pertimbangan apa saja yang membuat Anda memilih seorang calon pemimpin daerah ( boleh pilih lebih dari satu jawaban):
Kriteria figur seperti apa yang menjadi pertimbangan Anda untuk memilih seorang calon pemimpin daerah: (boleh pilih lebih dari satu jawaban) :
Secara umum apa yang Anda harapkan dari kinerja calon yang Anda pilih (boleh pilih lebih dari satu jawaban):
Seberapa besar antusiasme menghadapi PILKADA Feb 2017
Apakah Anda akan menggunakan hak suara Anda dalam PILKADA 2017