Nutrisi 

Kandungan dalam Roti Gandum


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kandungan dalam Roti Gandum Femina
Roti gandum  menjadi pilihan anda disetiap paginya ketika sarapan, tapi apakah anda tahu kandungan apa saja yang terdapat didalamnya, mari anda check sekarang.

Gluten: Nama protein yang ada dalam tepung terigu. Dalam pembuatan white bread, gluten memegang peranan sangat penting. Merupakan kombinasi 2 jenis protein, yaitu gliadin dan glutanin. Saat bertemu dengan air, selama proses pengulenan adonan roti, gluten membentuk rongga yang menahan karbon dioksida hasil dari fermentasi ragi. Hasilnya adalah tekstur roti yang lembut dan mengembang.

Biji gandum: Terdiri dari 3 bagian (endosperm, germ, bran). Saat semua bagian dari biji gandum ini dihaluskan menjadi tepung, barulah tepung itu disebut tepung whole wheat.

Bran:  Bagian kecil dari biji gandum yang memiliki kandungan serat paling tinggi. Kehadiran bran akan memengaruhi kerja gluten. Itulah yang membuat roti whole wheat lebih berat,  serta kurang empuk dan kurang mengembang.

Germ: Bagian terkecil dari biji gandum yang   memiliki kandungan lemak paling tinggi. Bagian ini sering kali dibuang atau dipisahkan dari biji gandum, karena kandungan lemak yang tinggi akan membuat tepung cepat rusak (tengik).

Endosperm: Bagian terbesar dari biji gandum yang digunakan untuk membuat tepung terigu (bahan dasar roti putih). (f)





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO