Nutrisi 

Kandungan dalam Roti Gandum


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kandungan dalam Roti Gandum Femina
Roti gandum  menjadi pilihan anda disetiap paginya ketika sarapan, tapi apakah anda tahu kandungan apa saja yang terdapat didalamnya, mari anda check sekarang.

Gluten: Nama protein yang ada dalam tepung terigu. Dalam pembuatan white bread, gluten memegang peranan sangat penting. Merupakan kombinasi 2 jenis protein, yaitu gliadin dan glutanin. Saat bertemu dengan air, selama proses pengulenan adonan roti, gluten membentuk rongga yang menahan karbon dioksida hasil dari fermentasi ragi. Hasilnya adalah tekstur roti yang lembut dan mengembang.

Biji gandum: Terdiri dari 3 bagian (endosperm, germ, bran). Saat semua bagian dari biji gandum ini dihaluskan menjadi tepung, barulah tepung itu disebut tepung whole wheat.

Bran:  Bagian kecil dari biji gandum yang memiliki kandungan serat paling tinggi. Kehadiran bran akan memengaruhi kerja gluten. Itulah yang membuat roti whole wheat lebih berat,  serta kurang empuk dan kurang mengembang.

Germ: Bagian terkecil dari biji gandum yang   memiliki kandungan lemak paling tinggi. Bagian ini sering kali dibuang atau dipisahkan dari biji gandum, karena kandungan lemak yang tinggi akan membuat tepung cepat rusak (tengik).

Endosperm: Bagian terbesar dari biji gandum yang digunakan untuk membuat tepung terigu (bahan dasar roti putih). (f)





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO