Jika selama ini Anda lebih banyak menghindari ikan salmon, mulai sekarang coba, deh, untuk 'berkenalan' dengan ikan berwarna pink ini. Berdasarkan hasil studi di Goteborg University, Swedia, orang yang mengonsumsi ikan secara teratur akan mengalami perkembangan otak yang lebih baik. Terutama jenis ikan berminyak, seperti
salmon, makarel, dan tuna, karena paling banyak mengandung
asam lemak omega 3. ”Kalau mau pintar, sering-seringlah makan ikan.”
Menurut dr. Maria Aberg, salah seorang peneliti, selain berperan penting dalam proses pertumbuhan otak pada anak-anak, omega 3 juga berperan memelihara fungsi otak pada orang dewasa. Bukan hanya itu, asupan
lemak sehat ini juga penting untuk meningkatkan kelenturan otak. ”Kelenturan otak terkait erat dengan kemampuan otak mengorganisasi hubungan antarsel di dalamnya. Juga memengaruhi tingkat inteligensi serta tingkah laku emosional dan sosial pada diri seseorang,” kata dr. Aberg.
Asupan omega 3 juga penting bagi para manula. Omega 3 juga kaya kandungan DHA, asam lemak yang penting bagi perkembangan otak dan kesehatan sistem saraf tubuh. Kekurangan DHA sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan alzheimer serta penurunan fungsi kognitif (kemampuan intelektual dalam berpikir, mengetahui, dan memecahkan masalah) otak yang menjurus pada dementia alias pikun.
Ikan salmon juga mengandung yodium yang berperan membantu proses pembentukan sel-sel saraf serta memelihara
kesehatan mental. Dan ternyata, konsumsi yodium yang cukup bisa membantu menstabilkan suasana hati. Jadi, rajin-rajin makan salmon bisa membuat Anda terhindar dari serangan ’galau’ yang merusak suasana kerja.
(f)