23 Feb 2018

8 Fakta Tentang Sosok Alya Nurshabrina, Pemenang Miss Indonesia 2018

Foto: Dok. Femina Media


Alya Nurshabrina (22) tampil memukau dan mampu mencuri perhatian dewan juri dan jutaan pasang mata yang menyaksikannya dalam acara malam final Miss Indonesia 2018 yang berlangsung tadi malam.

Dengan penuh percaya diri dan lugas ia menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Baik di babak 16 besar, maupun di babak 5 besar. Parasnya cantik, dan juga memiliki wawasan yang luas. Maka wajar saja bila Alya berhasil menjadi Pemenang I Miss Indonesia 2018, lebih unggul dari 33 finalis lainnya. Ia pun berhak mewakili Indonesia di ajang pemilihan Miss World 2018.

Berikut adalah 8 fakta tentang Alya yang femina rangkum untuk Anda. 

1/ Pemenang I Wajah Femina 2014
Sebelum mengukir prestasi di Miss Indonesia 2018, Alya pernah menorehkan prestasi di ajang pemilihan Wajah Femina 2014 sebagai Pemenang I, unggul dari 19 finalis lain.

Alya yang masih berusia 18 tahun dan masih aktif kuliah di jurusan Hubungan Internasional, Universitas Parahyangan Bandung saat mengikuti itu, memiliki pemikiran yang sangat dewasa. Hal ini terlihat dari semua jawaban yang ia berikan kepada para juri sepanjang penjurian dan masa karaktina Wajah Femina. Sikap inilah yang nyata-nyata membuat sembilan juri Wajah Femina pada akhirnya menobatkan Alya sebagai Pemenang I Wajah Femina 2014.

Tuti Indra Fauziansyah, psikolog dan juri Wajah Femina 2014 menilai Alya adalah wanita yang cerdas, mandiri, dan dewasa. Sedangkan juri lainnya, Panca Makmun yang seorang koreografer menjuluki Alya sebagai ‘model bunglon’, karena wajahnya yang bisa berubah-ubah sesuai dengan tema baju yang diperagakannya.

2/ Bercita-cita Jadi Model
Sejak mengikuti Wajah Femina, sulung dari tiga bersaudara ini memiliki keinginan untuk mengembangkan minatnya di bidang modeling. Karena ia merasa sudah saatnya untuk tidak setengah-setengah lagi menjalani modeling yang sudah ia mulai sejak SMA.

Modal paling dasar sudah ia punya, tinggi badan 171 cm dan tubuhnya proporsional.  Jauh di lubuk hatinya, ia juga ingin mewujudkan mimpi masa kecilnya, menjadi model cover majalah.

Ketika akhirnya terpilih sebagai salah satu dari 20 finalis Wajah Femina, Alya pun mulai menetapkan targetnya karena ia yakin akan potensi dalam dirinya. Baginya, segala hal yang ia lakukan haruslah ia jalani dengan maksimal untuk mendapatkan hasil yang terbaik. “Prinsip saya, sesuatu yang sudah saya mulai harus saya kerjakan dengan serius,” kata Alya.

3/ Mengutamakan Pendidikan 
Penggemar model Kimmy Jayanti ini mengungkapkan bahwa keluarganya adalah adalah keluarga yang sangat mementingkan pendidikan. Maka ia harus selalu mengutamakan pendidikan tanpa mengabaikan hal di luar akademis yang ia gemari.

Karena ketika lampu hijau untuk aktif di dunia modeling ia dapatkan dari kedua orang tuanya, Ina Nuraini dan Rudiyandi Praditya, Alya telah berjanji bahwa semua kegiatan di luar akademisnya tak mengganggu nilai-nilai sekolahnya.

4/ Kutu Buku
Semasa SD hingga SMA, Alya mengaku sebagai anak kutu buku yang senang di rumah dan belajar. “Mungkin kalau teman-teman saya dulu menilai saya sebagai sosok yang pendiam dan tak senang bergaul, kerjanya hanya baca buku” katanya, tertawa.

Hingga akhirnya ia mengikuti kelas inspirasi bersama sebuah organisasi bernama Adam Khoo. Di sini ia belajar banyak tentang pentingnya fokus untuk mencapai sebuah tujuan.
 
4/ Aktif Sebagai Volunteer
Merasa mendapatkan banyak manfaat dari kegiatannya bersama organisasi ini, Alya pun tergerak untuk menjadi volunteer disini. Ia memotivasi anak-anak dan remaja lain bahwa belajar itu bukan hal yang membosankan dan bisa sangat menyenangkan. Sejak tahun 2011, Alya bergabung sebagai volunteer hingga akhirnya kini menjadi salah satu pelatih di organisasi yang bergerak untuk memotivasi anak-anak dan remaja dalam hal pendidikan.

Tugasnya, menjadi pelatih di I’m Gifted Camp yang diselenggarakan oleh organisasi Adam Khoo, diakuinya memberikan banyak ruang untuk dirinya mempelajari hal-hal baru. Tidak hanya memotivasi para peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja, tapi juga menambah motivasi dirinya, lagi dan lagi. Hingga kini, Alya masih aktif berkegiatan sosial.

6/ Dijuluki ‘Petakilan'
Di antara temannya, Alya termasuk wanita yang tak bisa diam, nyatanya memang memiliki segudang kegiatan. Selain, menjalani kegiatan sebagai volunteer di Adam Khoo, ia juga menjadi model freelance, baik untuk pemotretan dan juga fashion show

7/ Gemar Melukis
Untuk mengisi waktu luangnya, Alya selalu melakukan kegiatan yang bermanfaat. Ia menyalurkan hobi yang telah ia lakoni sejak kecil yaitu melukis. Banyak sekali karya yang telah ia telurkan. Karya pernah dipamerkan di beberapa ajang pemeran seni di kota Bandung, Jawa Barat.

8/ Delegasi Pemuda Wakili Indonesia
Di tahun 2015, Alya mendapat kesempatan ke Malaysia mengikuti acara di Melaka International Youth Dialogue yang diadakan di kota Melaka, Malaysia. Di sana ia dan rekannya bertukar pikiran dengan delegasi dari seluruh dunia. Kemudian di bulan Februari 2016 lalu, Alya juga ke New York, Amerika Serikat, ia mengikuti Model United Nations, yaitu simulasi sidang PBB International antarmahasiswa. (f)


Baca Juga:

Alya Nurshabrina Menjaga Kesehatan Kulit Dengan Buah

Alya Nurshabrina dan Mesin ATM Sampah Botol Plastik Menang di Social Venture Challenge


Desiyusman Mendrofa


Topic

#missindonesia2018