27 Feb 2018

4 Alumni Wajah Femina Siap Merebut Mahkota Puteri Indonesia 2018, Siapa Saja Mereka?
 
Foto: Dok. Femina Media
 
Tidak sedikit alumni Wajah Femina (WF) yang mengukir prestasi baik di tingkat nasional, skala regional hingga internasional, sebut saja Ayu Gani Pemenang Favorit Wajah Femina 2011, berhasil menjadi pemenang dalam ajang Asia’s Next Top Model 2015. Sebelumnya ada juga Whulandary Herman yang berhasil menembus Top 15 Miss Universe 2013, yang juga merupakan Pemenang II Wajah Femina 2008.
 
Baru-baru ini, Alya Nurshabrina yang merupakan Pemenang I Wajah Femina 2014 berhasil meraih gelar Miss Indonesia 2018. Hal ini membuktikan bahwa Wajah Femina telah menempa mereka menjadi alumni-alumni hebat yang mampu bersaing di mana pun.
 
Dalam ajang Puteri Indonesia 2018 yang malam finalnya akan berlangsung pada 9 Maret 2018 mendatang, empat alumni Wajah Femina menjadi finalis.  
 
1/ Cahaya Nur Hikmah, Kalimantan Timur
Wanita kelahiran 15 Maret 1996 ini berasal dari kota Balikpapan. Di ajang Wajah Femina 2016 lalu, ia tercatat sebagai salah satu finalis di antara 20 finalis yang terpilih dari hampir seribuan yang mendaftar.
 
Sejumlah prestasi pun pernah ia ukir seperti Wakil 1 Putri Pariwisata Kaltim 2014, Peraga Busana Terbaik dalam Parade Busana Daerah se-Indonesia TMII 2015, Delegasi Kaltim sebagai Peraga Busana Daerah di Pekan Raya Bali 2012 – 2016.
 
2/ Dilla Fadiela, Daerah Istimewa Yogyakarta
Dalam ajang Wajah Femina 2016, Dilla berhasil memenangkan kategori khusus Busana Nasional. Di Yogyakarta, ia memang sangat aktif sebagai model. Bagi wanita kelahiran Bandung, 24 Juli 1993 ini, modeling bukanlah sesuatu yang baru, ia sudah mulai belajar di sekolah model Samurai Pro, Yogyakarta sejak ia masih TK.
 
Merasa modeling sebagai salah satu passion-nya, maka saat di SMA, ia kembali memperdalam ilmunya dengan belajar lagi di Samurai Pro dan Yam Modeling, Yogyakarta. Ia juga mengikuti fashion show profesional. Tidak hanya di Yogya, tapi juga di beberapa kota lain, seperti Solo dan Semarang.
 
Ia pernah muncul di film Surga Yang Tak Dirindukan 1 dan Surga Yang Tak Dirindukan 2 sebagai sekretaris Prasetiya (Fedi Nuril). Wajahnya juga pernah muncul di film Rudy Habibie, berperan sebagai teman Rudy Habibie (Reza Rahadian) serta film Kartini.
 
Dilla juga aktif berkegiatan sosial. Sejak tahun 2016, ia tergabung dalam Leo Club, sebuah organisasi yang diprakarsai oleh kalangan anak muda. Tidak hanya menyalurkan sumbangan, tapi Dilla dan rekan-rekannya juga melakukan pendampingan dan memberikan pembekalan, seperti membuat kerajinan tangan, kepada masyarakat dan remaja. Salah satu kegiatan yang mereka gagas adalah pembekalan membatik dengan teknik shibori kepada masyarakat di wilayah Gunung Api Purba, Yogyakarta.
 
Baca Juga:

Inilah Kunci Sukses Alya Nurshabrina Meraih Kemenangan pada Miss Indonesia 2018

3/ Firsi Alda Feligia, Riau  
Sebelum mmenjadi Finalis Wajah Femina 2015 ini memang sudah mulai aktif sebagai model. Mahasiswi semester enam di Telkom University, Bandung ini mulai aktif di bidang modeling pada tahun 2013 lalu. Berbagai sesi pemotretan dan fashion show masih menjadi aktivitasnya di luar kesibukan kuliah hingga kini.
 
Pada tahun 2010 lalu, dalam kejuaraan bola voli antar klub se-Jawa Barat, wanita kelahiran Bandung, 26 Agustus 1997 ini terpilih sebagai pemain terbaik. Di dalam tim, ia berperan sebagai spiker (smash). Sejak kelas 5 sekolah dasar (SD), ia memang aktif bermain voli, hingga kelas 2 SMA sebelum ia beralih ke bidang modeling. Menjadi seorang model memang merupakan impian terbesarnya.
 
4/ Yessy Fouryana Manullang, Kepulauan Riau
Setelah mengikuti Wajah Femina 2015 sebagai finalis, wanita cantik berdarah Batak ini mulai meniti karier sebagai pramugari di salah satu maskapai penerbangan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
Dalam ajang Miss Sophie Paris tahun 2014 lalu ia behasil memenangkan kategori Miss Photogenic. Sejak saat itu ia jatuh cinta dengan dunia modeling. Anak ke 4 dari 6 bersaudara ini juga aktif di kegiatan sosial, seperti mengajar anak-anak di Sekolah Minggu di Batam.
 
Untuk mengasah kemampuan di bidang modeling, sekaligus sebagai batu loncatan kariernya di dunia modeling tanah air, itulah alasan wanita kelahiran Kota Batam, 21 Februari 1997 ini mengikuti ajang Wajah Femina. (f)

Baca Juga:

Pembuktian Diri Diela Fadiela, Model asal Yogyakarta Pemenang Kategori Busana Nasional Wajah Femina (WF) 2016

Astrini Putri, Alumni Wajah Femina 2012, Ukir Prestasi di Ajang Miss Indonesia 2017
 

Desiyusman Mendrofa