True Story
Ini Rahasia Dewi Hughes Berhasil Turun Berat Badan Hingga 90 Kg

13 Apr 2020



Dok. Shaina Bareno




Dulu, Dewi Hughes pernah bersahabat dengan pain killer untuk mengatasi masalah persendian yang diakibatkan oleh berat badannya. Bahkan, ia sampai harus berbaring di kasur karena pain killer tak lagi bisa membantunya. 

“Di umur 45 tahun, dengan kondisi seperti ini, bisa saja saya kena stroke. Enough is enough. Saya tidak bisa lagi cuek dan bilang bahwa saya baik-baik saja, sementara keadaan yang terjadi justru sebaliknya,” kenang Hughes.

Dari atas kasur tempatnya berbaring setelah terkapar selama seminggu, ia mulai mencari informasi di internet tentang orang-orang yang hidup di
blue zone, seperti Okinawa di Jepang dan Ikaria di Yunani. Blue zone adalah daerah-daerah di dunia yang penduduk usianya di atas 90 tahun. 

Setelah dicari tahu lebih dalam, ternyata orang-orang yang tinggal di blue zone menerapkan gaya hidup yang hanya mengonsumsi real food (makanan alami yang tidak diolah berlebihan). Lebih dari itu, ini bukan hanya soal apa yang mereka makan, tapi juga cara mereka berpikir dan dalam memandang kehidupan. 

“Kemudian saya ingat, dulu kan saya pernah ambil master untuk hypnotherapy. Kok, ya, tidak terpikirkan? Kenapa saya tidak memanfaatkan ilmu yang saya miliki untuk menghipnotis diri sendiri?” kenang Hughes. 

Dari situlah ia mulai mengutak-atik ilmu hypnotherapy yang ia pelajari. Bagaimana agar seseorang bisa bahagia terlebih dahulu dengan kekuatan pikiran dan mengatur pernapasan, sambil  mengubah gaya hidup dengan mengonsumsi real food. Ia pun menamai metodenya tersebut dengan sebutan Diet Kenyang. 

Diet ini memperbolehkan kita untuk makan dua jam sekali. Namun, makanan yang dikonsumsi adalah real food dengan memperbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak kandungan nutrisinya.

Namun, bukan berarti diet ini tidak boleh makan produk hewani, karena sesungguhnya Hughes masih mengonsumsi daging, ikan, dan ayam yang tidak diproses dengan cara digoreng. 

Kebayang kan senangnya kalau bisa makan  tiap dua jam? Dan saya pun jadi happy,” katanya. 



(Lanjut ke halaman berikutnya)




BACA JUGA :
Rofifah Juniandar, Tetap Produktif di Tengah Keterbatasan Fisik
Perjuangan Patricia Ayu Menepis Keterbatasan Akibat Penyakit Autoimun yang Dialami
Ketegaran Ririn Ekawati Menghadapi Kanker yang Merenggut Sang Suami Ketika Belum Genap Dua Tahun Berumah Tangga



 



Topic

#DewiHughes, #Diet

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?