True Story
Achmad Zacky & Diajeng Lestari, Merawat Cinta dan Membesarkan e-commerce Bersama

28 Sep 2018


Foto: Dok. Pribadi
 
Ketika banyak kisah percintaan mengumbar romantisme klasik yang penuh kata cinta, cerita Achmad Zacky (31) dan Diajeng Lestari (32) adalah sebuah anomali. Sama-sama berkecimpung di dunia pergerakan mahasiswa, obrolan kencan mereka dipenuhi oleh mimpi idealis membangun ekonomi dengan cara kreatif untuk memberikan yang terbaik bagi komunitas dan negara. Di ruang pertemuan antara idealisme dan kreatif inilah cinta mereka berpadu.
  
Cinta Si Aktivis

Di antara seribuan mahasiswa yang hadir di Forum Muda Indonesia angkatan 2008, tatapan Zacky terpaut hanya pada satu wajah: seorang wanita berperawakan mungil yang terlihat lincah dan fokus mengurusi segala sesuatu. Wanita itu adalah Ajeng, mahasiswi jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.
 
Sayang, pandang kagum Zacky tak sempat dirasakan oleh Ajeng yang sibuk sebagai panitia. Malang pula bagi Zacky, karena tak satu pun dari rekan yang ditanyainya kenal dengan wanita yang telah berhasil mencuri hatinya itu. Sampai beberapa bulan kemudian, pertalian nasib menautkan takdir mereka.
 
Saat itu Ajeng sedang mencari informasi tentang ITB untuk Ali, adiknya, yang masuk melalui program beasiswa. Seorang teman menyarankan untuk mencari tahu dari peserta FIM asal ITB. Saat itulah nama Zacky, muncul di layar laman Facebook Forum Indonesia Muda. Sejak saat itu satu per satu pertalian nasib mulai mendekatkan mereka berdua.
 
“Adik saya sempat sakit selama karantina bagi penerima beasiswa di Bandung. Posisi saya waktu itu sudah bekerja di Jakarta. Jadi, selama itu Zacky yang rajin menengok dan membelikan obat untuk adik saya. Padahal, waktu itu Zacky sedang ujian juga. Baik dan bertanggung jawab sekali orangnya,” ungkap Ajeng, kagum.
 
Ingatan pada awal pertemuan ini pun ikut menggelitik Zacky. Tak pernah menyangka, nasib kembali mempertemukannya dengan sang pujaan hati. Lebih dari itu, ia bahkan menjadi pria yang dipilih Ajeng untuk menjadi pasangan hidupnya.
 
“Ajeng cantik, jenis people person yang populer dan cukup banyak diperebutkan para pria. Alhamdulillah kalau saya dilirik oleh Ajeng, haha... ha...,ungkap Zacky, yang sempat ‘stalking’ informasi hingga ke teman-teman SMA Ajeng.
 
Namun, lebih dari sekadar urusan fisik dan romantika, keduanya jatuh hati pada kesamaan visi hidup untuk menjadi sosok yang berdampak. Visi ini tidak hanya terbentuk oleh latar belakang perkuliahannya di jurusan politik. Sejak SMA, Ajeng gemar melahap buku-buku Pramoedya Ananta Toer, seperti Anak Semua Bangsa yang bercerita tentang seorang anak Jawa yang pergi merantau dan pulang dengan membawa dampak dan pengaruh besar bagi negara.

“Saya jatuh hati pada tokoh Minke, dalam buku Pramoedya yang berjudul Bumi dan Manusia. Saya berpikir, nanti saya akan menikah dengan tokoh pergerakan seperti Minke itu. Sosok pasangan yang bisa berkolaborasi untuk membawa dampak yang besar bagi komunitas dan negara,” ungkap Ajeng, yang aktif menjadi aktivis di beberapa organisasi saat kuliah.
 
Tidak salah jika Forum Indonesia Muda, yang merupakan wadah pergerakan para mahasiswa idealis dari seluruh tanah air, menjadi pintu yang membukakan jalan takdir mereka. Bagi Zacky, membangun keluarga bukan hanya perkara ketertarikan fisik. Harus ada kesamaan visi dan sikap batin dengan pasangan.
 
“Saat menikah, saya tidak ingin hanya hidup untuk diri sendiri. Saya ingin suatu hari nanti kami bisa sama-sama menggerakkan semua orang. Dan Ajeng memiliki spirit yang sama!” ungkap Zacky. Kesamaan visi dan spirit ini yang berhasil memadukan hati mereka, hingga keduanya memutuskan mengikat janji setia dan menikah pada 17 Oktober 2010.
 

Naomi Jayalaksana


Topic

#kisahcinta, #bukalapak, #hijup.com, #e-commerce

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.