Trending Topic
Update Vaksin COVID-19: Butuh Waktu 15 Bulan Guna Menuntaskan Program Vaksin COVID-19 untuk 181,5 Juta Penduduk Indonesia

5 Jan 2021


Foto: Unsplash


Menutup tahun 2020, sebesar 1,8 juta dosis vaksin Sinovac kembali tiba di Indonesia. Ini artinya memasuki tahun 2021, Indonesia telah memiliki persediaan 3 juta vaksin Sinovac untuk program vaksinasi COVID-19. 

Sambil menunggu keluarnya izin penggunaan dari BPOM RI, Keseluruhan vaksin Sinovac yang sudah tiba ini kini tersimpan di lokasi penyimpanan khusus milik Bio Farma di Bandung dengan protokol penyimpanan vaksin secara aman sesuai dengan standar WHO.

Selanjutnya, secara bertahap mulai Januari 2021 ini, Indonesia juga akan menerima kiriman suplai vaksin COVID-19 dalam bentuk bahan baku (bulk) sebanyak 140 juta dosis.

Menteri Kesehatan yang baru saja dilantik, Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai kedatangan vaksin menyatakan, Presiden menugaskan pemerintah untuk selama liburan tahun baru ini untuk terus bekerja keras agar vaksinasi nasional bisa berjalan sebaik-baiknya melayani seluruh masyarakat.

Sebagai tahap pertama dalam pelaksanaan vaksin COVID-19, pada Kamis (31/12/2020) lalu Kementerian Kesehatan telah mengirimkan Short Message Service (SMS) blast secara serentak kepada seluruh penerima vaksin COVID-19 yang telah terdaftar pada tahap pertama. 

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran pelaksanaan Vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditetapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada tanggal 28 Desember 2020. 

Adapun sasaran penerima SMS, adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). “Sasaran dari SMS Blast ini adalah masyarakat kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19,” kata Menkes Budi.

Pada tahapan pertama, kelompok prioritas penerima vaksin adalah 1,319 juta tenaga kesehatan serta penunjang pada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, petugas tracing kasus COVID-19 dan juga 195 ribu petugas pelayan publik esensial sebagai garda terdepan seperti TNI Polri, Satpol PP, petugas pelayan publik transportasi (petugas bandara, pelabuhan, KA, MRT, dll) termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama di seluruh Indonesia. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 14 hari.

Untuk alur penerima vaksinasi COVID-19, sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi melalui SMS notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim Peduli COVID. Dimana penerima vaksin akan melakukan verifikasi. 

Selanjutnya penerima vaksin akan melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan dan memilih tempat serta jadwal vaksinasi. Bagi peserta yang tidak melakukan verifikasi ulang, maka Satgas Penanganan COVID-19 di kecamatan akan mendatangi yang bersangkutan untuk melakukan verifikasi.

Proses registrasi ini penting sebagai upaya verifikasi dengan menjawab berbagai pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem. Seperti mengkonfirmasi domisili, serta skrining sederhana terkait penyakit penyerta yang diderita oleh penerima vaksin. 

Juru Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi pada Minggu (3/01/2021) menyebutkan untuk menuntaskan program vaksinasi COVID-19 di 34 provinsi dan mencapai total populasi sebesar 181,5 juta orang dibutuhkan waktu sekitar 15 bulan. 

Pelaksanaan vaksinasi ini akan berlangsung dalam 2 periode, yakni Periode 1 berlangsung dari Januari hingga April 2021 dengan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi. 

Sedangkan Periode 2 berlangsung selama 11 bulan, yaitu dari April 2021 hingga Maret 2022 untuk menjangkau jumlah masyarakat hingga 181,5 juta orang. 

“Program vaksinasi ini adalah salah satu strategi utama untuk menyelesaikan pandemi. Namun, dengan berjalannya program vaksinasi kita justru harus tetap menjalani protokol 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” pesan Menkes Budi.


Baca Selanjutnya: Diplomasi Internasional untuk Dukung Ketersediaan Vaksin COVID-19


Faunda Liswijayanti


Topic

#3M, #IngatPesanIbu, #covid19, #corona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?