Foto: Dok. IG @Jokowi
Presiden terpilih Joko Widodo telah menentukan susunan kabinet yang akan membantunya melaksanakan tugas untuk periode kepemimpinan 2019-2024. “Penyusunan kabinet mendatang sudah selesai. Sudah rampung. Tinggal diumumkan saja,” ujar Jokowi Rabu lalu dalam pertemuan dengan Dewan Pemimpin redaksi di Istana Merdeka, seperti yang dikutip dari suara.com.
Jokowi menambahkan nama-nama menteri tersebut telah disampaikan pada Ketua Umum partai politik pengusungnya dalam Pemilihan Presiden 2019. "Partai sudah diberitahu nama-nama anggota kabinet," katanya. Namun, ia masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya kepada masyarakat.
Dikutip dari cnnindonesia.com, komposisi kabinet tersebut terdiri dari 55 persen kalangan profesional dan 45 persen kalangan parpol. Jokowi juga memastikan kabinetnya diisi tokoh dari beragam kalangan. “Semua unsur terwakili, profesional, partai politik, agamawan, daerah, gender, semuanya,” tambah Jokowi.
Terkait menteri wanita, Rifki Rachman, Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute menyebut tiga sosok menteri wanita yang patut dipertahankan dalam kabinet mendatang. Mereka adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. “Susi Pudjiastuti, Sri Mulyani, dan Retno Marsudi terbukti ahli dan berprestasi di bidangnya,” ujar Rifki.
Rifki menambahkan bahwa ketiga nama tersebut juga mempunyai tingkat penerimaan yang baik di masyarakat, serta dapat merepresentasikan wanita dalam kabinet. "Dengan kualifikasi yang demikian rasanya memilih mereka kembali menjadi menteri di periode kedua adalah hal yang tepat," katanya.
Sementara itu, K.H. Mustofa Bisri atau Gus Mus dengan tegas memberi dukungan dan pesan khusus kepada Jokowi agar Susi tetap menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. “Kalau Bu Susi diganti, mungkin laut rusak lagi. Tolong sampaikan ke Pak Jokowi, orang yang dekat Pak Jokowi, Gus Mus mendukung Bu Susi,” ujar Gus Mus.
Gus Mus mengaku sangat kagum dengan Susi. “Saya kagum dengan Bu Susi bukan sebagai menteri, tapi sebagai perempuan Indonesia, yang bangga Indonesia dan mencintai rakyat Indonesia,” jelas Rais Syuriah PBNU ini. (f)
BACA JUGA:
Wacana KPI Awasi YouTube dan Netflix Hebohkan Warganet
Kawasan Ganji Genap di Jakarta Diperluas Ini Daftar Lengkapnya
Seru - Seram di Balik Demam Boba
Topic
#menteri, #politik, #kabinetjokowi


