
Dok. www.badmintonindonesia.org
"Ini saatnya mengucapkan selamat tinggal untuk sesuatu yang saya tekuni lebih dari setengah umur saya, yang membuat hidupku menjadi lebih berwarna, kadang susah kadang senang tetapi saya bangga dengan apa yang sudah saya capai, di mana saya bisa meraih puncak prestasi yang saya dan orang tua juga keluarga harapkan," tulis Tontowi Ahmad di akun Instagram pribadinya @tontowiahmad_.
Ini adalah penanda mundurnya Owi, begitu panggilan akrabnya, dari dunia bulutangkis Indonesia dan internasional.
Berikut 10 fakta menarik dari Tontowi Ahmad dan karirnya di dunia bulutangkis:
1. Memulai karir di tahun 2007, pada sektor ganda campuran yang membesarkan namanya, Tontowi sempat beberapa kali berganti pasangan, antara lain dengan Yulianti, Shendy Puspa Irawati, Richi Puspita Dili, Liliyana Natsir, Winny Oktavina Kandow, dan Apriyani Rahayu.
2. Gelar internasional pertama Tontowi Ahmad berhasil diraih saat berpasangan dengan Yulianti, yaitu menjuarai turnamen Thailand International, Indonesia International dan Vietnam Open pada tahun 2007. Bersama Shendy Puspa Irawati, Tontowi berhasil menjuarai ajang Vietnam Open di tahun 2008. Pada 2009, Tontowi mengamankan satu gelar juara di turnamen Vietnam International Challenge saat berpasangan dengan Richi Puspita Dili. Kiprah terbaiknya terjadi saat atlet asal Banyumas, Jawa Tengah ini, dipasangkan dengan Liliyana Natsir atau Butet pada satu dasawarsa silam hingga 2019.
3. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mulai dipasangkan pada 2010. Sejak saat itu, prestasinya terus berkembang. Pasangan ini juga berhasil menyabet gelar di Kejuaraan Dunia pada 2013 dan 2017. Setelah berjuang selama delapan tahun, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya bisa menempati peringkat satu dunia pada 2018 selama beberapa pekan.
4. Bersama rekannya Liliyana Natsir, yang sudah lebih dahulu pensiun diawal tahun 2019, Tontowi berhasil mencatatkan "hat-trick" gelar All England Open, yaitu pada tahun 2012-2014.
5. Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Narsir menorehkan sejarah menjadi ganda campuran pertama Indonesia yang berhasil merebut medali emas Olimpiade yaitu pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Medali perak Olimpiade juga berhasil diraih oleh ganda campuran Trikus Harjanto/Minarti Timur di Olimpiade Sydney 2000 dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir pada Olimpiade Beijing 2008.
Lanjut ke halaman berikutnya.
BACA JUGA :
Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti Juara All England 2020
Setelah All England, Pertandingan Bulu Tangkis Libur Dulu
Fakta Menarik Kemenangan Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan di BWF World Tour Final 2019
Bennita Luisa
Topic
#bulutangkis, #TontowiAhmad




