
Dok. LA Times
Minggu, 26 Januari 2020 menjadi hari penuh duka dalam sejarah basket dunia. Atlet basket legendaris, Kobe Bryant, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter bersama putrinya, Gianna Bryant, di Calabasas, California, Amerika Serikat.
Kala itu, keduanya akan pergi ke Thousand Oaks dimana putrinya yang masih berusia 13 tahun akan bertanding basket mewakili Mamba Sport Academy dan Kobe berperan sebagai pelatih.
Namun helikopter Sikorsky S-76B yang dinaiki Kobe dan Gigi bersama empat orang lainnya itu jatuh di sebuah bukit dekat dengan kota Calabasas. International Flight Network melaporkan bahwa helikopter terbakar di udara hingga jatuh karena terbang terlalu rendah di tengah cuaca yang tidak baik.
Kepergiannya pun meninggalkan duka mendalam, mengingat Kobe adalah atlet basket terbaik dunia dengan banyak prestasi gemilang lintas industri. Ia sudah dua kali meraih medali emas di Olympic, menjadi juara NBA selama lima kali membawa tim yang membesarkan namanya, LA Lakers, hingga menjadi atlet pertama yang mendapatkan piala Oscar di tahun 2018 lalu.
Kobe pun menjadi panutan karena menjadi salah satu pebasket yang mendukung basket wanita. Hal ini juga dikarenakan bentuk dukungannya terhadap sang putri, Gigi, yang bercita-cita ingin menjadi pebasket putri profesional.
“Apa yang ia (Kobe) lakukan untuk basket wanita sangatlah besar. Ia memiliki tim AAU sendiri, ia melatih putrinya sendiri. Ia menyaksikan setiap pertandingan dan mendukung seluruh atlet wanita,” ujar Aleah Goodman, pebasket putri di Oregon State.
Di sisi lain, Kobe dan Gigi memiliki hubungan ayah dan putri yang sangat dekat. Di berbagai kesempatan, Kobe selalu mengajak serta putrinya tersebut untuk menyaksikan pertandingan basket. Bahkan demi mendukung impian Gigi untuk menjadi pebasket, Kobe mendirikan Mamba Sports Academy dan menjadi pelatih putrinya sendiri.
Dalam sebuah wawancara dengan Jimmy Kimmel , Kobe mengatakan bahwa Gigi memiliki sifat kompetitif yang sama sepertinya. Ia meyakini putri keduanya tersebut adalah penerusnya.
“Banyak orang mendatangi saya dan mengatakan bahwa saya harus punya anak laki-laki untuk menjadi penerus saya. Tapi saya tidak perlu anak laki-laki, dia (Gigi) adalah penerus saya,” jelasnya dengan bangga.
Memang, Kobe dan istrinya, Vannesa Laine Bryant, hanya memiliki empat putri. Selain Gigi, ada Natalia Diamante Bryant (17), Bianka Bella Bryant (3), dan Capri Kobe Bryant (7 bulan). Namun ia selalu mengatakan bahwa ia bangga dengan putri-putri kecilnya.
Selamat jalan Kobe dan Gigi! (f)
BACA JUGA :
7 Prestasi Atlet Muda Indonesia Menyumbang Medali Emas di SEA Games 30, Filipina
Spiderwomen Indonesia, Aries Susanti Rahayu Raih Gelar Juara Dunia Sekaligus Pecahkan Rekor
Selain Film Susi Susanti - Love All, Ini Film Tentang Bulu Tangkis Lain Yang Juga Inspiratif
Topic
#KobeBryant




