Trending Topic
IWF2018: Tantangan Wanita Karier Di Era Disrupsi Digital

11 Nov 2018

 

Foto: Dhany Indrianto


Indonesian Women’s Forum (IWF) 2018 menjadi wadah untuk memahami fenomena disrupsi digital yang memengaruhi dunia kerja para wanita karier Indonesia. Bekerjasama dengan Procter & Gamble Indonesia (P&G) dan partner lain, hari kedua IWF 2018 pada Jumat, 9 November 2018 dikemas untuk wanita karier dalam tema: Future of Work.

Topik ini selaras bagi wanita karier untuk menerjang ‘badai’ disrupsi digital masa kini yang tidak dapat dihindari, sekaligus dapat memberikan kesempatan tidak terbatas di dunia karier.

Dihadiri sekitar 1.000 wanita karier, IWF 2018 diharapkan dapat menjadi platform untuk jejaring yang solid antar wanita karier di Indonesia. Acara ini memberikan mindset baru bagi peserta mengenai kompetensi kerja yang dibutuhkan dalam dalam dunia kerja saat ini dan masa datang.

“Suatu kebanggaan, ini adalah IWF yang pertama sejak 46 tahun berdirinya Femina. Sejak 10 tahun yang lalu, kami memfokuskan untuk pengembangan wanita Indonesia. Inilah inisiasi kita,” ujar CEO Femina Group, Svida Alisjahbana saat membuka hari kedua IWF 2018. "Hari kedua IWF ditujukan untuk para wanita karier Indonesia melihat komunitas wanita karier adalah 80% dari pembaca femina," tambahnya.

Kesetaraan gender menjadi menjadi salah satu hal penting dalam industri. Itu sebabnya dalam IWF 2018, selain membahas masa depan dunia kerja dalam panel Preparing for Industry 4.0 Requirements, ada juga panel #SiapaBilangGakBisa dan suntikan motivasi dengan topik I Am Woman That Makes Me Uniquely Qualified.

Seperti dikatakan Nararya Sanggramawijaya Soeprapto, Corporate Communications Director P&G Indonesia yang menjadi mitra IWF 2018, “Kami yakin bahwa kunci dari keberhasilan dari suatu organisasi adalah dengan terciptanya kesetaraan hak dan kesempatan bagi pria dan wanita. Upaya ini sejalan dengan salah satu semangat P&G Citizenship Pillar, yakni Gender Equality dan Diversity and Inclusion,” ujar Nara.

Ia menambahkan bahwa dukungan P&G dalam IWF 2018 merupakan wujud dari program P&G, yakni We See Equal. "Di P&G prosentase laki-laki dan perempuan telah mencapai proporsi 50: 50," ujarnya. 

Sebagai keynote speaker pada hari kedua IWF 2018, hadir Retno Marsudi membagikan tiga poin penting mengenai wanita yaitu refleksi diri wanita, wanita sebagai agen perdamaian dan toleransi, serta wanita sebagai agen kesejahteraan.
 

Foto: Dhany Indrianto


“Kita harus terus memberdayakan dan saling memberdayakan. Mari wanita Indonesia, tetap tebarkan energi positif untuk Indonesia dan dunia,” ajak wanita yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI ini. (f)
 
Baca Juga: 
IWF2018: Ajang Pertemuan Wanita Untuk Saling Mendukung Dan Menginspirasi

IWF 2018 Menggugah Semangat Wanita Indonesia untuk Bersaing di Era Digital

Womenwill Ingin Dongkrak Digital Literacy Wanita Pengusaha Di Ajang Indonesian Women’s Forum 2018


 


Topic

#iwf2018, #indonesianwomensforum, #wanitakarier, #eradigital, #SiapaBilangGakBisa

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.