Foto: pixabayJumlah COVID-19 di Indonesia per hari Minggu (15/3/2020) 117 kasus. 5 meninggal dunia. 8 dinyatakan sembuh. Menteri Perhubungan Budi Karya termasuk salah satu pasien positif COVID-19.
Salah satu langkah untuk meminimalkan risiko penularan dan menekan pertambahan pasien, para pemimpin daerah meliburkan sekolah dan melarang kegiatan yang menyebabkan kerumunan banyak orang seperti senam massal, car free day, termasuk kegiatan posyandu. Bekerja pun disarankan untuk tidak menggunakan kendaraan umum yang padat. Ini yang disebut menjaga jarak sosial.
Ini artinya, urungkan dulu nongkrong-nongkrong bersama banyak teman di mal, rekreasi ke puncak, atau arisan keluarga di rumah. Bukan hal yang gampang memang, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial.
Sementara itu, jika Anda memiliki risiko seperti baru bepergian dari daerah dimana banyak kasus COVID-19, merasakan gejala seperti demam dan batuk - pilek, atau pernah kontak dengan pasien COVID-19, disarankan untuk melakukan isolasi/karantina mandiri.
Dirangkum dari berbagai sumber, yang paling ditekankan saat karantina mandiri Anda harus tinggal di rumah, tidak pergi bekerja, sekolah, atau tempat umum. Serta menghindari penggunaan kendaraan umum dan taksi.
Disarankan untuk tinggal di ruangan dengan jendela yang dapat dibuka.
Anda tidak boleh menerima tamu, kerabat, atau barang kiriman secara langsung.
Jaga jarak setidak dua meter. Jika Anda meminta kerabat atau teman untuk membelikan barang keperluan, makanan, atau obat, atau membelinya secara daring, minta mereka meletakkannya pada jarak tertentu.
Jika Anda tinggal dengan orang lain sebisa mungkin hindari kontak dengan orang lain. Jika berbagi dapur, hindari menggunakan dapur bersama. Makanlah di dalam ruangan Anda. Bersihkan semua perlengkapan yang Anda gunakan.
Jika ada orang yang rentan seperti berusia di atas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan, wanita hamil, baiknya mereka diungsikan.
Anda tidak boleh berbagi handuk, toiletries, dan peralatan rumah tangga lain. Termasuk berbagi kamar tidur.
Sangat disarankan untuk menggunakan kamar mandi terpisah. Tapi jika tidak memungkinkan, orang yang sedang diisolasi baiknya menggunakan kamar mandi paling belakangan, dan jika membersihkan kamar mandi secara keseluruhan setelahnya.
Segala sampah harus dimasukkan dalam kantong plastik ganda. Jika dinyatakan positif COVID-19, minta arahan dari dinas kesehatan apa yang harus dilakukan dengan sampah tersebut.
Baju, selimut yang telah digunakan tidak dibawa ke penatu. Cuci dan keringkan dengan mesin cuci dan atur suhu panas. Atau jika khawatir, simpan dalam plastik hingga Anda dinyatakan negatif.
Pisahkan alat makan. Cuci menggunakan sabun dan air hangat.
Jangan lupa bersihkan bagian rumah yang sering disentuh seperti pegangan pintu dan jendela, tombol lift, dan saklar listrik.
Jika Anda tinggal dengan orang yang sedang dikarantina mandiri, sering seringlah mencuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik, terutama setelah kontak dengan mereka. (f)
Baca Juga:
Setelah All England, Pertandingan Bulu Tangkis Libur Dulu
Daftar Rumah Sakit Rujukan & Laboratorium Covid-19
Murid Sekolah di DKI Jakarta dan Surakarta Belajar di Rumah Dua Minggu
Topic
#corona, #viruscorona, #covid19


