
Foto: Instagram
Satu lagi fenomena alam yang menarik banyak perhatian pada tahun 2016 ini adalah supermoon pada Senin malam (14/11/2019). Supermoon ini terjadi ketika bulan yang berada pada fase purnama tampak lebih besar dari purnama-purnama lain sebelumnya. Bahkan, besarnya penampakan bulan ini adalah yang terbesar sejak 26 Januari 1948 atau sekitar 68 tahun lalu. Karena itu, banyak yang ingin menyaksikan dan berlomba-lomba memotret fenomena tersebut. Apalagi, dikabarkan, supermoon ini baru akan terjadi lagi pada 26 November 2034 atau sekitar 18 tahun lagi. Namun, apakah supermoon adalah fenomena langka sekaligus, konon, bisa menyebabkan berbagai bencana di bumi?

(Supermoon di Taman Nasional Arches, Utah, AS)
Astronom Avivah Yamani menjelaskan kepada femina bahwa fenomena supermoon terjadi pada bulan purnama dan berada pada titik atau posisi terdekatnya pada bumi. Rotasi penuh bulan ini terjadi selama 29,5 hari dan setiap 27,3 hari, bulan berada pada posisi terdekatnya dengan bumi.
"Lintasan orbit bumi yang berbentuk lonjong atau elips menyebabkan bulan bisa berada pada posisi dekat (perigee) atau jauh dari bumi (apogee),” sebut pendiri dan pengelola situs LangitSelatan.com ini.
Namun, menurut Avivah lagi, supermoon bukan peristiwa langka karena dalam setahun bisa terjadi 4-6 kali saat bulan purnama berada dekat dengan bumi. Tentu, dengan jarak yang berbeda. Karena itu, jika selalu mengamati penampilan bulan setiap bulannya, saat melihat supermoon semalam, mungkin akan merasa tidak ada perbedaan dengan bulan purnama-bulan purnama lainnya.
Sebenarnya, jelas Avivah lagi, perbedaan jarak bulan purnama pada bulan Oktober 2016 dengan yang semalam hanya 0,55%. Artinya, tidak banyak perbedaan penampilan bulan dari waktu-waktu sebelumnya.

(Supermoon di atas Tempe, Arizona)
Hanya saja, memang, bulan purnama semalam tercatat sebagai yang terdekat dengan bumi sejak lebih dari 68 taun lalu, yaitu 356.520 km. Sedangkan, supermoon pada 26 Januari 1948 adalah yang terdekat hingga saat ini, yaitu 356.490 km. Jarak terdekat bulan purnama pada bumi baru akan terjadi 26 November 2034 lagi yaitu kira-kira 356.446 km.
“Istilah supermoon pun sebenarnya bukan berasal dari dunia sains, melainkan istilah dari dunia astrologi dan pertama kali diperkenalkan oleh Richard Nolle pada taun 1979 melalui artikel di majalah Horoscope,” tambah Avivah.
“Istilah supermoon pun sebenarnya bukan berasal dari dunia sains, melainkan istilah dari dunia astrologi dan pertama kali diperkenalkan oleh Richard Nolle pada taun 1979 melalui artikel di majalah Horoscope,” tambah Avivah.

(Pemandangan Supernoon saat baru terbit di Australia)
Selain itu, membantah cerita bahwa supermoon berefek negatif pada bumi, Avi menjelaskan bahwa pasang surut air laut sebenarnya fenomena biasa. Setiap bulan purnama muncul, air laut akan makin pasang dari biasanya karena gaya gravitasi bumi dan bulan. Begitu juga pada supermoon, pasang tetap terjadi seperti biasanya. Hanya saja, mungkin, lebih tinggi beberapa cm.
“Tapi, tidak akan menyebabkan bencana alam, banjir, longsor, gunung meletus,” tegas Avivah.
Avivah juga mengingatkan bahwa penampakan bulan supermoon atau terlihat di foto-foto yang terlihat besar luar biasa sebenarnya hanya ilusi mata semata. Tampilan yang besar terjadi karena bulan dilihat dan fotonya diambil saat bulan masih berada di cakrawala. Ketika itu, bulan yang terlihat dibandingkan dengan benda-benda lain yang terlihat (seperti gedung, kapal laut, pesawat terbang, dan lainnya) sehingga ukurannya seperti membesar. Saat makin naik ke atas, tampilan bulan hanya dibandingkandengan langit luas. Akibatnya, bulan tampak mengecil.

(Supermoon di Teluk Sane (everitinh
Tampilan di cakrawala tadi yang membuat supermoon tampak berwarna kuning atau oranye kemerahan. Ini karena cahaya matahari yang masih bersinar atau pembiasan cahaya. Jadi, bulan sesungguhnya tetap berwarna putih. Supermoon bisa disaksikan di seluruh penjuru dunia, pada malam harinya.
“Meskipun demikian, bulan purnama supermoon tetap menarik untuk diamati. Dengan mata atau tanpa alat, pengamat bisa mengenali pola gelap terang pada permukaan bulan,” kata Avivah.
Pemandangan yang terlihat pun bak di film-film. Berikut beberapa foto lain yang memperlihatkan keindahan supermoon di beberapa penjuru dunia.(f)

(Supermoon dilihat di Sidney)





(Pemandangan supermoon dilihat dari Aran.)

(Supermoon yang mulai bergerak ke atas.

(Timing yang pas untuk mengambil gambar tersebut)

(Inilah penampakan dari supermoon di Bolivia)
Topic
#supermoon




