Trending Topic
Bukan Cuma Korban, Orang Tua Pelaku Perundungan Juga Mesti Waspada

8 Feb 2020

Foto: shutterstock

Belum lepas keprihatinan terhadap kemungkinan perundungan atau bullying yang menyebabkan siswa sekolah menengah yang melakukan bunuh diri di Jakarta, seorang siswa kembali jadi korban perundungan di Malang. Kali ini korbannya, siswa SMP, terbaring di rumah sakit dengan sekujur tubuh penuh lebam dan jari yang terpaksa diamputasi akibat luka perundungan. 

Istilah perundungan yang mulai dikenal sekitar sejak tahun 2014 adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang atau sekelompok orang yang merasa tidak berdaya. Bentuk perundungan bisa berbagai macam, secara fisik, verbal, non verbal, psikologis ataupun secara cyber. Akibat dari perundangan pun sangat beragam, dari luka fisik, gangguan mental, bahkan merenggut jiwa.

Enggan bahkan ketakutan ke sekolah, sering kehilangan barang atau uang di sekolah, atau mengalami luka tanpa bisa menjelaskan sebabnya, adalah beberapa ciri anak korban perundungan yang perlu diwaspadai orang tua.

Perlu diingat, orang tua tak hanya perlu mewaspadai gejala jika anak menjadi korban perundungan, tapi juga ciri jika anak menjadi pelaku perundungan. 

Baiknya tak perlu menunggu orang tua anak lain atau sekolah memanggil karena tindakan perundungan yang dilakukan anak, sebagai orang tua sangat penting untuk peka memperhatikan perilaku anak. Menurut psikolog anak dan remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo ada beberapa tanda seorang anak berpotensi menjadi pelaku perundungan.

Tidak memiliki empati, berperilaku agresif (seperti membentak dan memukul anak lain), sering melakukan atau terlibat dalam tindak kekerasan, sulit mengendalikan amarah, manipulatif, suka mengontrol orang dan situasi, kerap menyalahkan orang lain, tidak mau menerima konsekuensi atas perbuatannya,  ingin selalu menang dan menjadi yang terbaik di segala hal, serta ingin populer dan mencari perhatian secara berlebihan, adalah beberapa ciri yang mesti orang tua waspadai. Jika ini tak terlihat karena Anda sulit objektif, perhatikan teman-temannya. Biasanya pelaku perundungan memiliki teman yang memiliki perilaku seperti di atas.

Menurut Vera, sangat penting melatih mengasah kecerdasan emosi anak. Dengan memahami emosi yang dirasakan, seorang anak diharapkan dapat memiliki empati, menghormati orang lain, dan mampu mengatasi konflik tanpa kekerasan.

Jika anak telanjur menjadi pelaku perundungan, sebagai orang tua Anda harus melakukan tindakan yang bijak. Anak harus tahu konsekuensi atas perbuatannya, serta meminta maaf pada korban. Bila perlu, konsultasikan ini pada psikolog anak.  (f) 

Baca Juga:

Ini yang Harus Dilakukan Jika Remaja Menunjukan Tanda Ingin Bunuh Diri
Cara Efektif Cegah Perundungan, Rawat Kesehatan Mental
Perundungan Bisa Jadi Pemicu Bunuh Diri Pada Anak


Topic

#bullying, #perundungan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?