Sex & Relationship
Sulit Akrab dengan Teman Kekasih

22 Aug 2017


Foto: Pixabay
 
Saya sering merasa asing berada di tengah para sahabat kekasih. Saya merasa tidak mengerti pembicaraan mereka, yang biasanya berputar antara dunia kerja di pertambangan, main golf, dan musik rock.

Yang membuat saya makin sedih, kekasih selalu mengatakan, sayalah yang kurang supel dan kurang luas wawasan, hanya karena sahabat-sahabatnya itu selama ini gampang dekat dengan teman baru. Menghadapi suasana yang asing seperti itu, saya biasanya diam saja,  walaupun saya merasa sangat tak diacuhkan.

Saya menyayangi kekasih, dan ingin menerima dirinya apa adanya berikut semua teman-temannya. Tapi, hambatan pertemanan ini membuat saya berpikir untuk mundur. Saya merasa sudah berusaha maksimal, tapi tak ada tanggapan setimpal. Terus terang saja, teman saya sendiri sangat banyak, dan saya tak pernah ada hambatan dalam berhubungan dengan mereka.

Kekasih sering menghabiskan kencan kami dengan mengunjungi teman-temannya. Terkadang saya cemburu, seolah, para sahabatnya itu lebih memiliki arti penting dalam hidupnya ketimbang saya.

Rania – Bandung

Tanggapan dari Psikolog Irma Makarim
Dalam menjalani hubungan kasih, sering kali kita mendapatkan gangguan- gangguan kecil. Salah satunya, seperti yang Anda alami. Hal ini bisa menciptakan suasana negatif dan membuat diri menjadi sangat emosional. Bila dibiarkan, dapat merusak hubungan Anda berdua. Karena itu, Anda perlu berhati-hati untuk tidak terperangkap di dalamnya.

Penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang Anda inginkan dari hubungan ini, apalagi bila Anda terpikir untuk mundur. Bila Anda memutuskan hubungan, sebaiknya dilandasi alasan yang benar-benar berharga. Jadi, bukan karena sekadar hambatan berteman dengan sahabat kekasih. Kecuali, hal itu memang membuat hidup Anda tak nyaman.  

Lihatlah pula kualitas hubungan antara Anda dan kekasih yang berbeda dengan persahabatan dengan teman-temannya. Bukan berarti yang satu harus lebih penting dari yang lain. Keduanya penting baginya dalam bentuk yang berbeda.

Anda berdua harus menyadari bahwa setiap orang memiliki keunikan, sehingga tidak pada tempatnya bila kekasih membandingkan Anda dengan teman yang lain. Apabila sahabat kekasih merasa lebih mudah dekat dengan teman lain tetapi tidak dengan Anda, maka ini adalah masalah mereka, bukan Anda.

Mungkin tak nyaman bila Anda tak dapat menikmati topik yang dibicarakan kekasih dengan teman-temannya. Setiap orang memang mempunyai topik sendiri yang disukai. Yang penting, kesukaan ini tidak  menggambarkan luas atau sempitnya wawasan seseorang.

Mungkin saja Anda tak banyak mengetahui tentang golf atau musik rock, tetapi  Anda  menguasai hal-hal lain yang mungkin tidak dikuasai kekasih dan teman-temannya. Jadi, hargai dan cintailah diri Anda sendiri. Bila Anda berhasil, maka hal ini akan terpancar dari dalam diri Anda, dan lingkungan juga akan menghargai Anda.

Menyesuaikan diri dengan lingkungan bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan Anda atau untuk  meningkatkan kualitas pribadi Anda. Dan, seperti halnya Anda yang berusaha menerima kekasih apa adanya, demikian juga sepatutnya sikap kekasih terhadap Anda.

Tanggapan Psikolog Monty Satiadarma   
Dalam etika komunikasi, tidak pada tempatnya seorang anggota kelompok komunikasi diabaikan atau ditelantarkan oleh yang lain. Jika ia diajak oleh rekannya, sahabatnya, apalagi kekasihnya, maka yang mengajaknya ini sepatutnya membantu melibatkan dirinya dalam komunikasi kelompok.

Sebagian individu mampu menyesuaikan diri dengan baik karena keluasan pengetahuan dan kemampuan yang cukup tinggi dalam membina hubungan sosial. Akan tetapi, tidak semua orang mampu melakukan hal tersebut.  Karenanya, ia membutuhkan bantuan dari yang mengajaknya serta.

Kekasih Anda agaknya kurang peduli dengan kehadiran Anda. Sebab, dialah yang selayaknya membantu Anda melibatkan diri. Walau mungkin hanya sesekali mengubah topik pembicaraan ke hal-hal yang Anda pahami,  hal ini layak dilakukan agar Anda juga merasa terlibat dalam komunikasi tersebut. Jika kondisi ini amat langka ditemukan, maka ada kecenderungan bahwa memang kekasih Anda kurang peduli dengan keberadaan Anda.

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut dan kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa ada perbaikan, ada baiknya hubungan tersebut Anda pertimbangkan kembali. Masalahnya, sikap kekurangpedulian kekasih Anda besar kemungkinan tidak sekadar berorientasi pada wilayah komunikasi sosial, akan tetapi pada hal-hal lain kelak di kemudian hari.

Anda perlu mempertimbangkan kembali kelangsungan hubungan tersebut, sekiranya Anda berharap untuk bertahan. Janganlah terlalu berharap bahwa kelak ia akan mengubah sikapnya. Walaupun hal ini mungkin terjadi,   perubahan sikap itu membutuhkan waktu yang relatif panjang dan membutuhkan perubahan lingkungan pula.

Ada kemungkinan, kesabaran Anda pun akhirnya tak tertanggulangi. Atau, memang ia tidak akan pernah berubah. Pertimbangkanlah pola hubungan Anda secara lebih rasional. (f)

Baca juga:
Jodoh Tidak Kunjung Datang, Apa yang Harus Dilakukan?
Sebelum Kembali ke Mantan, Perhatikan 4 Hal Berikut
4 Alasan Hubungan Berantakan Karena Gadget
Didekati Orang yang Tidak Disukai, Abaikan atau Jajaki?



Topic

#MasalahCinta, #MasalahHubungan

 

polling
Alasan Putus

Ketika menjalin cinta, maunya, sih, hubungan berlanjut hingga jenjang berikutnya alias pernikahan. Tapi, ini tidak selalu terjadi hingga akhirnya hubungan kita dan pacar pun harus berakhir.

Apa yang biasanya membuat Anda memutuskan untuk menyudahi hubungan dengan si dia?