Sex & Relationship
Didekati Orang yang Tidak Disukai, Abaikan atau Jajaki?

10 Aug 2017


Foto: Fotosearch

Konon, pria lebih menyukai wanita yang malu-malu mau begitu didekati mereka sebab tampak sebagai tantangan untuk ditaklukan. Kita juga tidak mau terlihat terlalu senang ketika didekati karena ogah dianggap terlalu agresif.
 
Repotnya, bila kita tidak berminat ketika seseorang mendekati bukan karena bermaksud jual mahal. Tapi memang tidak tertarik dan sekadar menganggapnya teman.
 
Tertarik kesan pertama
Sebuah hubungan, seringnya, diawali oleh rasa tertarik satu sama lain. Ketika ketertarikan dimiliki sudah dimiliki oleh kedua belah pihak, hal itu bisa jadi pemicu membangun emosional yang diperlukan untuk menjalin hubungan. Ketertarikan selalu ada dan hadir sebelum terjadinya hubungan romantis.
 
Hadirnya rasa tertarik, menurut psikolog Erin Mutiara Naland, M.Psi, diawali juga dengan kesan pertama (first impression).
 
"Ketika pertama kali bertemu orang lain, yang kita kenal adalah dari kesan pertama. Dan, kesan pertama muncul pertama kali dari tampilan fisik (physical attraction)," kata psikolog dari lembaga psikologi, Fame, ini.
 
Kalau mulanya berpikir seseorang secara fisik menarik, kita selanjutnya memberikan kesan positif pada orang tersebut. Dia akan kita anggap baik, asyik, pintar, dan lainnya. Tapi, jika dari kita sudah berpikir dia tidak menarik, kesannya orang tersebut terlanjur tidak menyenangkan untuk didekati.
 
Namun, tidak merasakan tertarik di awal bukan jaminan kita tidak akan jatuh cinta sama sekali.
 
"Ada juga kesan yang muncul karena kedekatan. Semakin sering bersama-sama, semakin biasa dengan kehadirannya, akan muncul kecocokan satu sama lain, meskipun pada awalnya tidak merasa tertarik pada orang tersebut, " ucap Erin.
 
Ketika kita meluangkan waktu untuk berinteraksi lebih sering dengan seseorang, kesempatan kita untuk menyukai orang tersebut juga semakin banyak, meski bukan tipe ideal Kita.
 
Lebih melengkapi
Bukannya tanpa alasan untuk mencoba berhubungan dengan seseorang di luar tipe ideal Kita. Jika selama ini pola dating Kita seringnya tidak memberikan pengaruh positif, mungkin kita memilih tipe yang salah.
 
Ketika membuka diri pada pria yang sebelumnya tidak bisa membuat kita tertarik bisa saja ‘tipe berbeda’ tersebut ternyata lebih mampu melengkapi.
 
Bukan berarti kita harus langsung menerima cinta orang tadi juga, sih—bisa  juga mulai mendekatkan diri sebagai teman. Kalaupun tidak cocok pada akhirnya, kita berdua tetap bisa menjalin pertemanan.
 
Berhubungan dengan tipe pria lain membantu memperoleh sudut pkitang dan pengalaman baru bagi kita
 
"Seperti penasaran pada jenis makanan baru, apa salahnya mencoba. Jika pada akhirnya kita tidak suka makanan tersebut, paling tidak kita sudah mencobanya," jelas Erin.
 
Bukan desperate
Membuka hati pada tipe yang lain, Erin mengungkapkan lagi, bukan berarti kita menurunkan stkitar. Sebaliknya, seseorang disebut menurunkan stkitar atau desperate bila dirinya memilih tanpa logika. Seperti, karena tidak mau jomblo dan ingin buru-buru menikah, bersedia menjadi selingkuhan atau istri kedua.
 
Saat kita memberikan kesempatan pada orang yang gigih memperlihatkan keseriusannya, sebenarnya adalah tanda Kita menjadi lebih realistis.
 
"Kita melirik kepada orang yang pada akhirnya memang serius mencintai apa adanya serta membuat Kita merasa nyaman. Apalagi, sudah sifat seorang wanita yang memang selalu ingin terlindungi dan merasa aman. Dan, seorang pria yang gigih memperjuangkan cintanya bisa diyakini berkomitmen memberikan keamanan dan kenyamanan bagi kita," Erin menambahkan.
 
Membuka hati
 
Bagaimana cara Anda bisa mulai membuka hati?
 
 
Do's:
1. Dari daftar kriteria ideal, bedakan mana kriteria yang prinsip, mana yang masih bisa ditawar. Kriteria yang masih bisa ditawar seperti fisik, hobi, besar kekayaan, cara makan, cara bicara, dan sejenisnya. Kriteria prinsip adalah tentang agama, keluarga, prinsip hidup, cara menjalani kehidupan rumah tangga, komitmen, hingga pekerjaan (kemapanan).
 
2. Selama hal-hal yang prinsip masih sejalan, kriteria yang masih bisa ditawar bisa dijadikan sebagai faktor opposite attract. Artinya, saling melengkapi.
 
3. Percaya bila si dia mengatakan mencintai Kita, sekalipun tidak ingin langsung menjalin hubungan romantis. Jika sejak awal tidak percaya, Kita menghalangi kesempatannya membuktikan kesungguhan dirinya.
 
Don'ts
1. Menawar dan mengorbankan nilai-nilai prinsip seperti agama, tujuan hidup, keluarga, dan lainnya.
 
2. Membandingkan dengan mantan atau gebetan lain. Simpan dalam hati saja bila ingin membandingkan. Jangan membicarakan pria lain kecuali Kita sudah merasa super aman dalam hubungan yang akan dijalankan ini.
 
3. Memaksakan diri suka pada pria tersebut. Kalau Kita tidak nyaman, tidak perlu memaksakan diri. Lakukan pelan-pelan karena mempercayai seseorang butuh waktu.(f)

Baca juga:


Topic

#dikejarcinta

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?