Trending Topic
Tribut Kepada Ateng Iskak, Film 'Lagi Lagi Ateng' Siap Menghibur Mulai 10 Januari 2019

9 Jan 2019

 

Foto: Dok. 13 Entertainment

Terkesan seperti film reborn atau remake yang sedang ‘in’ beberapa tahun terakhir, namun sebenarnya film ini benar-benar baru yang hanya ‘meminjam’ karakter Ateng dan Iskak.  
 
Ateng merupakan pelawak yang aktif dari era 60an hingga 2000an. Ia dikenal melalui grup Kwartet Jaya bersama Iskak, Eddy Sud, dan Bing Slamet. Kemudian mempunyai film-film yang dibintangi utama olehnya seperti Ateng Minta Kawin, Ateng Kaya Mendadak, dan Ateng The Godfather.

Film yang diarahkan oleh sutradara, Monty Tiwa mengisahkan tentang Ateng (Augie Fantinus) dan kembarannya Agung (Augie Fantinus) yang selama ini terpisah. Ateng dan Iskak (Soleh Solihun) untuk pertama kalinya pergi ke Jakarta, mengalami geger budaya dan gagap teknologi.

Di Jakarta, mereka menginap di sebuah hotel mewah yang modern. Tanpa disangka, Ateng bertemu dengan Agung yang memiliki paras dan bentuk tubuh yang sama dengan dirinya. Iskak dan asisten pribadi dari Agung, si Cemplon (Julie Estelle) juga sama terkejut dengan mereka. Akhirnya terkuaklah kenyataan bahwa mereka adalah saudara kembar yang terpisahkan.

Ateng dan Agung kemudian menyadari masing-masing kalau orang tua mereka ternyata masih lengkap. Kemudian timbul ide untuk bertukar tempat untuk bertemu dengan orang tua yang mereka saling sama-sama belum pernah bertemu. Ateng akan bertemu pertama kalinya dengan Ratna (Unique Priscilla), ibunya. Sementara Agung akan bertemu dengan Budiman (Surya Saputra). Rasa haru langsung melanda keduanya.

Cemplon adalah yang memiliki ide cemerlang agar Ateng dan Agung bisa bersama kembali dengan kedua orang tua mereka. Ia lalu mengusulkan untuk menjebak kedua orang tua mereka agar bertemu dan menjalin hubungan mereka kembali. Apa yang terjadi ketika keluarga yang terpisah selama 26 tahun ini bersatu kembali? Temukan jawabannya di bioskop mulai Kamis, 10 Januari 2019.

Soleh Solihun mengatakan bahwa film ini memang menyajikan kelucuan. Tapi, di sisi lain ada nilai-nilai tentang keluarga yang tersaji di dalamnya. “Penonton akan merasakan betapa berharga keluarga dalam film ini,” katanya saat melakukan kunjungan di redaksi femina beberapa waktu lalu.

Film ini cocok untuk disaksikan oleh segala usia. (f)

Baca Juga:
Film Lagi-Lagi Ateng, Segera Mulai di Bioskop 10 Januari 2019

Pengaruh Film Terhadap Budaya Pop Visual


 

Desiyusman Mendrofa


Topic

#lagilagiateng, #filmindonesia

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.