Profile
Tyas Ajeng Nastiti, Promosi Sepatu Klastik Footwear Lewat Google My Business

1 Jul 2017


Foto: SAR

Memulai bisnis tak hanya soal mengumpulkan niat, komitmen dan modal usaha. Yang tak kalah penting adalah bagaimana agar usaha yang telah dibangun tersebut bisa bertahan lama dan semakin dilirik masyarakat. Belajar dari pengalaman selama merasakan asam-garam mengelola usaha, sahabat femina ini berbagi tips seputar pemanfaatan fasilitas digital, yang kini sangat berperan penting dalam perkembangan usaha.

Wanita yang akrab disapa Tyas (24) ini merupakan alumnus jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Bersama rekannya Alifta Ainin Qalbi, ia menjalankan bisnis sepatunya yang diberi nama Klastik Footwear di 2011.

Produknya terdiri atas berbagai jenis sepatu, mulai dari flat shoes, high heels, hingga wedges, semuanya menggunakan kain tenun dan batik sebagai aksen di sepatu. Beberapa kain yang digunakan berasal dari Jawa dan Nusa Tenggara Timur. Kelebihan dari Klastik adalah melayani pembuatan sepatu secara personal, sehingga ukuran sepatu bisa pas di kaki.

Tantangan terbesar baginya adalah bagaimana produknya bisa dipercaya dan dilirik oleh pembeli lewat jaringan internet. Kemajuan teknologi diakui Tyas telah membantu usahanya dalam menjangkau pasar yang luas dan meningkatkan animo masyarakat untuk melestarikan tenun dan batik.

“Saya menggunakan Google My Business agar Klastik bisa lebih mudah ditemukan calon pelanggan. Produk saya yang sebelumnya hanya berputar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali saja, saat ini sudah bisa menjaring pasar internasional,” jelas Tyas, saat ditemui dalam acara Google #WomenWill di Surabaya, Kamis (15/6) lalu.

Kini pelanggannya bahkan sudah merambah ke luar negeri, seperti Tiongkok dan benua Eropa. Klastik Footwear saat ini bahkan telah memiliki reseller di Malaysia. Tyas pun berharap UKM di Indonesia juga memanfaatkan fasilitas teknologi yang sudah ada agar produk Indonesia juga dapat bersaing di pasar internasional. (f)

Baca juga:


Novita Permatasari


Topic

#WanitaWirausaha

 

polling
Alasan Putus

Ketika menjalin cinta, maunya, sih, hubungan berlanjut hingga jenjang berikutnya alias pernikahan. Tapi, ini tidak selalu terjadi hingga akhirnya hubungan kita dan pacar pun harus berakhir.

Apa yang biasanya membuat Anda memutuskan untuk menyudahi hubungan dengan si dia?