Pameran
Semarak Art Jakarta 2022 Tanda Pulihnya Ekosistem Seni Indonesia

2 Sep 2022


Dok. Art Jakarta 2022


Dunia seni Indonesia telah melalui masa-masa sulit selama pandemi. Covid-19 hampir meluluhlantakan industri ini dan orang-orang dibaliknya. Meski kreativitas pemainnya tidak pernah mati, namun tidak dipungkiri ekosistemnya terdistraksi dari sisi ekonomi. Pandemi melanda, angin segar mulai dirasakan dunia seni tanah air. Terbukti pada 26-29 Agustus 2022 lalu bertepatan dengan diselenggarakannya Art Jakarta 2022, membawa pertanda baik bagi ekosistem seni Indonesia yang perlahan pulih dan bangkit dengan energi lebih besar. 

Sejalan dengan statement Tom TandioFair Director Art Jakarta, “Kita telah bersama-sama tegak berdiri mengatasi situasi baru. Lewat Art Jakarta tahun ini, kita hadir bersama-sama kembali untuk merayakan kreativitas dan kejeniusan para seniman kita. Art Jakarta selalu berkomitmen untuk memperkuat dan mendukung ekosistem seni Indonesia, dan kami akan selalu mengupayakan hal tersebut.” 

Seperti dua tahun lalu, Jakarta Convention Center kembali menjadi tempat penyelenggaraan ajang seni rupa yang tahun ini sukses menarik perhatian 32.000 penikmat seni ini. Melibatkan 500 seniman dari 10 negara di Asia, tidak kurang dari 1.600 karya telah dipamerkan. 


Tahun ini, Art Jakarta Gallery berhasil memboyong total 62 galeri, 23 galeri di antaranya berasal dari Asia Tenggara. Ada juga koleksi dari galeri asal negara di Asia Timur, seperti Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan yang turut memanjakan mata pengunjung.

Art Jakarta 2022 juga menawarkan pengalaman unik lewat berbagai segmen, seperti
Bali Art Scene yang menampilkan karya empat galeri Bali dan berhasil membuat pengunjung merasa lebih dekat dengan magis dan megahnya hasil karya seniman asal Pulau Dewata. 

Ada juga AJ1 yang memamerkan eksibisi solo sembilan partisipan internasional. 
Meski harus menghadapi tantangan rumitnya kondisi logistik internasional, AJ1 mampu menjadi highlight di Art Jakarta 2022. 

Art Jakarta juga berkolaborasi dengan beberapa institusi yang menampilkan antara lain karya-karya para pemenang UOB Painting of the Year Asia Tenggara, Fountain oleh Marco Cassani yang dipersembahkan oleh Bibit, serta lukisan dari para seniman Mazhab Bandung lintas generasi, persembahan Museum Tumurun dari Solo, Indonesia.

Digital art yang sedang naik daun termanifestasi dalam 
Art Jakarta NFT yang menghasilkan The Art Yearbook, hasil dari proses kurasi berbasis teknologi yang dilakukan Art Jakarta bersama platform media sosial Cohart.

Sedangkan pada segmen Art Jakarta Spot menampilkan 15 karya seni yang telah terkurasi untuk dipamerkan di area publik. Karya seniman legendaris Nyoman Nuarta menjadi salah satunya.

Selain menikmati hasil karya para seniman, pengunjung juga dapat menyaksikan
Art Jakarta Talk ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan dari para ahli, pengamat, seniman, kolektor, dan kurator. Harapannya, pekan seni ini dapat menjadi penanda awal baru untuk masa depan seni yang lebih baik lagi. (f) 


Baca juga:
Karya Alumni ITB Mendunia bersama Dazzling Wallacea
Kedutaan Besar Irlandia Menggelar Pameran Seni di Jakarta
Selebrasi Teater Musikal Ala Indonesia di Festival Musikal Indonesia 2022

Syifa Mutiara Putri


Topic

#event, #artevent, #artjakarta, #seni

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?