Money
Ada 900 Kategori Pajak yang Kini Bisa Dibayarkan Online

13 Aug 2019


Dok: unsplash.com


Pajak merupakan pemasukan negara yang bisa dipakai untuk pembangunan dan menjadi jembatan bagi pemerataan kesejahteraan masyarakat. Tak heran jika pemerintah menggalang berbagai kampanye dan program untuk mendorong warga negara menjadi wajib pajak yang taat dengan membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari kebijakan tax amnesty yang digulirkan Presiden Joko Widodo di awal masa kepemimpinannya, hingga membuat program-program yang memudahkan masyarakat untuk membayarkan pajak mereka. 
 
Baru-baru ini untuk meningkatkan minat generasi produktif saat ini untuk membayar pajak - yang cenderung tak ingin ribet dan mengandalkan teknologi di ponsel - Kementerian Keuangan Republik Indonesia baru-baru ini bekerja sama dengan berbagai channel pembayaran, salah satunya Tokopedia, mengeluarkan fitur pembayaran Penerimaan Negara secara online.
 
“Kini pembayaran pajak dapat semudah membeli pulsa. Kemudahan ini diharapkan bisa mendorong partisipasi Wajib Pajak dalam melakukan pembayaran pajak sehingga berdampak pada peningkatan penerimaan negara,” ungkap Sri Mulyani, Menteri Keuangan Republik Indonesia.
 
Pada kesempatan yang sama, Co-Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengatakan bahwa dengan adanya fitur pembayaran ‘Penerimaan Negara’ di Tokopedia, masyarakat bisa dengan lebih mudah membayar pajak dan bentuk penerimaan negara lainnya kapan pun dimana pun.
 
“Peluncuran fitur ini adalah upaya Tokopedia untuk membantu pemerintah dalam mempermudah proses pembayaran pajak demi meningkatkan penerimaan negara, mengingat pajak dan penerimaan negara lainnya merupakan jembatan pemerataan ekonomi. Tokopedia sendiri mempunyai misi besar untuk melakukan pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Kami akan terus menjadi mitra pemerintah dalam berinovasi untuk memberikan manfaat ke lebih banyak masyarakat Indonesia,” ungkap William.
 
Terdapat 900 jenis penerimaan negara yang bisa dibayarkan melalui fitur pembayaran ‘Penerimaan Negara’ di Tokopedia. Ratusan jenis ini dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu Pajak Online, Bea Cukai dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Lewat fitur tersebut pengguna bisa membayar, antara lain Pajak Penghasilan (PPh) 21, 23 dan lain-lain, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), perpanjang paspor atau SIM, bea cukai, dan ratusan jenis penerimaan negara lainnya.
 
Cara membayar pajak lewat Tokopedia sangat mudah. Kita cukup mendapatkan kode bayar atau kode billing dari portal masing-masing instansi pengumpul pajak, seperti DJP Online untuk Dirjen Pajak, Simponi untuk Dirjen Anggaran, CEISE untuk Dirjen Bea Cukai. Setelah mendapatkan kode billing, kita bisa memasukkannya ke fitur ‘Penerimaan Negara’ di Tokopedia untuk melakukan pembayaran.
 
Ada beberapa metode pembayaran yang bisa digunakan untuk membayar penerimaan negara, yaitu OVO Cash, OVO Points, transfer antar bank, virtual account, direct debit dan kartu kredit. Setelah melakukan pembayaran, pengguna akan menerima struk yang memiliki Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dari Tokopedia. Struk ini bersifat resmi dan diakui sebagai bukti penerimaan negara. (f)


Baca Juga: 
Pajak Bisa Bawa Dampak
Terbaru, Asuransi Perlindungan Saat Pengajuan Visa Perjalanan
Ikuti 9 Tip Berikut untuk Menghemat Uang Belanja







 

Faunda Liswijayanti


Topic

#pajak

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?