Money
5 Resolusi Keuangan di Tahun 2018, Saatnya Mapan Secara Finansial!

3 Jan 2018


Foto: Fotosearch

Tahun 2017 berlalu, saatnya menjalani tahun 2018 dengan penuh optimisme. Termasuk, dari segi keuangan. Jika tahun lalu keuangan Anda masuk kategori berantakan, maka tahun ini saatnya memperbaiki keadaan. Berikut lima hal yang dapat Anda lakukan di tahun 2018 terkait keuangan.
 
1/ Tabungan otomatis
Jika sebelumnya sulit menyisihkan uang untuk menabung, maka di tahun 2018 Anda harus memiliki tabungan yang bisa menyimpan dana Anda secara otomatis di tanggal tertentu. Misalnya, tabungan berjangka yang ditawarkan oleh bank-bank untuk periode antara 1-10 tahun. Dengan memilih tabungan jenis ini, Anda jadi disiplin menyisihkan uang.
 
2/ Lebih terencana
Cobalah untuk merencanakan pengeluaran Anda tiap bulannya. Catat kebutuhan apa saja yang diperlukan, seperti biaya makan, transportasi, belanja sehari-hari, hingga hiburan. Jika jumlahnya ternyata menghabiskan gaji, maka saatnya Anda berhemat dan menyesuaikannya dengan sesuai anggaran. Pastikan ada bujet untuk tabungan, ya.
 
3/ Dana darurat
Menabung saja tidaklah cukup. Anda juga harus memiliki dana terpisah untuk dana darurat. Dengan begitu, saat ada kejadian tak terduga, misalnya ponsel rusak atau tiba-tiba Anda di-PHK, Anda masih memiliki dana untuk kebutuhan tersebut. Berapa jumlah yang harus terkumpul? 3 kali gaji bagi Anda yang single, dan 6 kali gaji bagi Anda yang sudah berkeluarga.
 
4/ Lebih selektif memakai kartu kredit
Jika dulu Anda biasa mengandalkan kartu kredit untuk membayar transaksi—seperti makan di restoran atau nonton bioskop, kini cobalah meminimalisasinya. Kecuali, ada promo tertentu saat Anda memang membutuhkannya. Jika tidak, lebih baik bayar dengan uang tunai atau kartu debit agar Anda tidak memiliki utang di akhir bulan!
 
5/ Siapkan dana pensiun
Usia boleh masih kepala dua, tapi Anda tetap perlu memikirkan masa depan. Salah satunya, dengan memiliki tabungan dana pensiun. Anda bisa memperolehnya dengan berinvestasi, misalnya melalui saham, reksa dana, atau logam mulia. Meski investasi jenis ini cukup berisiko, terutama saham, ini tidaklah masalah karena merupakan investasi jangka panjang. Jadi meski kadang nilainya naik turun, Anda tetap bisa mendapatkan return yang tinggi.
 
Siap melakukan resolusi keuangan? (f)

Baca juga:
3 Tip Menyimpan Uang Receh untuk Tabungan Liburan
4 Hal Ini yang Membuat Anda Sulit Kaya
Hal ini Kerap Dilewatkan Orang Saat Mengajukan Klaim Asuransi

 

Vini Damayanti


Topic

#aturuang