Money
5 Hal Penting Dalam Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

5 Jun 2018


Dok: @napr0tiv / unsplash.com

Setiap orang tua tentu ingin membawa anak-anak mereka hingga jenjang pendidikan tertinggi. Namun, dari tahun ke tahun biaya pendidikan di Indonesia terus meningkat. Bahkan angkanya bisa sangat fantastis. Itu sebabnya orang tua perlu mencari jalan keluar terbaik agar dana pendidikan bisa terkumpul saat nanti dibutuhkan. Karena memenuhi biaya pendidikan dengan cara berhutang akan berisiko mengacaukan anggaran keluarga serta membuat jumlah utang semakin bertambah, sehingga pada akhirnya risiko anak putus sekolah pun bisa terjadi.
 
Anda sedang membuat rencana pendidikan anak, perhatikan beberapa hal penting berikut ini:
 
1/ Mempersiapkan dana pendidikan anak harus dimulai sejak dini, karena mengumpulkan dana pendidikan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dengan perencanaan dan dilakukan sejak jauh-jauh hari, orang tua akan mendapatkan kepastian dana secara bertahap untuk kebutuhan biaya pendidikan jangka pendek. Dan berinvestasi untuk kebutuhan pendidikan jangka panjang akan memungkinkan untuk mendapatkan hasil investasi yang lebih baik.
 
2/ Berapa jumlah ideal yang disisihkan untuk dana pendidikan? Senior Business Development Manager PT Asuransi Jiwa Sequis Life, Yan Ardhianto Handoyo, ST menyarankan sekitar 10% dari pemasukan tetap (gaji) diperuntukkan untuk investasi pendidikan.
 
3/ Memilih profil instrumen investasi harus disesuaikan dengan profil risiko, jangka waktu dan tujuan orang tua berinvestasi. Semakin panjang waktu untuk berinvestasi maka akan semakin baik. Lantas mana yang lebih baik, asuransi pendidikan atau investasi dalam bentuk reksa dana dan saham? Perlu diingat bahwa instrumen investasi seperti saham, reksa dana hasilnya bisa besar tapi sangat bergantung pada fluktuasi pasar. Tidak ada angka pasti yang terjamin. Ada risiko pasar yang dapat menyebabkan dana pendidikan tidak tercapai karena nilai tunai dari hasil investasi mengikuti kondisi pasar investasi yang hasilnya tidak dapat diprediksi.
Sedangkan asuransia pendidikan, nilainya pasti dan akan keluar sebagai dana pendidikan sesuai dengan yang telah dijanjikan di awal. Selain itu asuransi pendidikan memiliki perlindungan jika terjadi risiko meninggal dunia pada orang tua. Hal ini tentunya akan sangat membantu anak agar dapat melanjutkan pendidikanya.
 
4/ Jika pendapatan orang tua cukup besar, tidak ada salahnya mempersiapkan dana pendidikan dengan menggebungkan asuransi pendidikan dengan produk investasi lainnya. Namun, jika anggaran keluarga ketat, menurut Yan, sebaiknya pilih asuransi pendidikan sebagai pilihan utama mengingat adanya risiko kehidupan yang bisa saja terjadi, seperti penyakit kritis yang dapat menggerus finansial keluarga dan mengancam pendidikan anak.
 
5/ Sebelum membeli produk asuransi pendidikan, calon nasabah perlu  memahami terlebih dahulu produk yang akan dibeli dan pastikan manfaat tunai yang dijanjikan sesuai dengan kebutuhan dana pendidikan pada setiap periodenya serta kepastian bahwa produk pendidikan tersebut dapat  memenuhi kebutuhan dana pendidikan jika terjadi risiko kehidupan. (f)

Baca Juga: 
Alternatif Dana Sekolah Anak
Antara Tabungan dan Asuransi Pendidikan
Asuransi Komplet







 


Faunda Liswijayanti


Topic

#asuransipendidikan, #pendidikananak, #biayapendidikan