Foto: Dekoruma
Anak-anak yang suka bermain dan berlari di dalam rumah seringkali terluka karena terbentur benda-benda atau perabotan. Oleh karena itu, Anda harus lebih berhati-hati dalam menata setiap bagian rumah, termasuk ruang dapur.
Ada banyak sekali perlengkapan dan peralatan masak yang berbahaya bagi anak, seperti kompor, pisau, gunting, dan sebagainya. Tak hanya itu, bagian furnitur di dalam dapur pun bisa melukai si Kecil. Jangan khawatir karena Dekoruma akan membagikan enam cara menciptakan dapur ramah anak yang bisa Anda ikuti. Simak pembahasannya di bawah ini!
1/ Letakkan Kompor di Area yang Jauh dari Jangkauan Anak
Kompor menjadi salah satu perlengkapan paling utama untuk memasak dan berbahaya bagi si kecil. Oleh karena itu, letakkan kompor, baik kompor gas ataupun listrik, di bagian yang sulit dijangkau si Kecil, seperti di pojok atau sudut dapur. Selain itu, tempatkan juga tabung gas di tempat tersembunyi, seperti di bawah kitchen set. Jangan lupa untuk menggunakan stove guard agar si Kecil tidak bisa menyalakan kompor sembarangan.
2/ Pasang Cooker Hood
Saat Anda memasak, pasti ada asap dapur yang dihasilkan. Meskipun kerap kali memiliki bau yang sedap, tapi biar bagaimanapun asap berlebih bisa mengganggu sistem pernapasan dalam tubuh, tak terkecuali si Kecil. Atasi dengan menggunakan penghisap asap atau cooker hood yang dipasangkan di atas kompor. Saat asap mulai muncul, alat tersebut bisa langsung menghisapnya. Dengan demikian, asap dapur tersebut tidak menyebar ke seluruh ruangan dapur. Kesehatan pun akan lebih terjamin.
3/ Simpan Alat Pemotong di Dalam Laci
Alat pemotong yang diletakkan sembarangan bisa melukai si Kecil. Oleh karena itu, mulailah untuk menyimpan alat pemotong di dalam laci kabinet. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan si Kecil memegang atau bermain dengan benda tajam tersebut.
5/ Simpan Benda Pecah-Belah di Dalam Lemari Kabinet
Tidak hanya benda tajam saja, perlengkapan makan dan minum yang terbuat dari kaca atau keramik pun harus disimpan di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak, seperti di dalam lemari kabinet. Material kaca atau keramik yang mudah pecah bisa melukai si Kecil.
6/ Gunakan Pelindung Stop Kontak
Cara lainnya untuk menciptakan dapur ramah anak adalah dengan memasangkan pelindung atau penutup stop kontak di dapur. Tujuannya untuk mencegah si Kecil memasukkan jari-jarinya ke dalam lubang stop kontak tersebut. Selain itu, pelindung stop kontak ini juga berfungsi untuk menghindari korsleting listrik yang terjadi bila terkena cipratan air atau uap.
7/ Gunakan Pelingung pada Sudut Kitchen Island
Anak-anak pada masa aktif bermainnya sangat suka berlari-lari di dalam rumah, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga dapur. Tidak jarang mereka terjatuh karena tersandung atau kehilangan keseimbangan. Selain itu, kepala atau bagian tubuh mereka juga mungkin sering terbentur furnitur atau perabotan rumah sehingga mengalami luka. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan pelinfung empuk di setiap sudut kitchen island. Pasangkan juga ganjalan ini pada sudut meja atau lemari yang ada di dapur.
Menciptakan dapur ramah anak memang cukup efektif untuk mengurangi risiko anak terluka, tapi yang lebih penting, sebaiknya si Kecil selalu berada di bawah pengawasan Anda agar tidak terjadi hal buruk yang mungkin terjadi. (f)
Artikel ini kerjasama femina X Dekoruma. Temukan artikel Dekoruma lainnya di femina.co.id
Baca Juga:
4 Trik Hemat Listrik di Dapur
5 Dekorasi Untuk Hiasi Dapur di Rumah
Ubah Tampilan Kitchen Set dengan 5 Inspirasi Ini
Topic
#dekoruma, #dapur, #ramahanak




