Health & Diet
Menu Sehat Ala Gorontalo

17 Jul 2018

foto : pixabay

Jika konsep gizi seimbang yang menggantikan konsep empat sehat lima sempurna terlalu rumit untuk dipahami awam, coba praktikkan konsep Isi Piringku yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Jadi bayangkan piring Anda terbagi-bagi dalam beberapa bagian:
  • 2/3 dari setengah piring adalah makanan pokok sumber karbohidrat
  • 1/3 dari setengah piring adalah makanan sumber protein
  • 2/3 dari setengah piring adalah sayuran
  • 1/3 dari setengah piring adalah buah
Dalam pesannya kepada siswa SMK Negeri 1 Gorontalo dan siswa SDN Kayu Bulan Limboto dalam kunjungan lapangan tematik (17/7), Prof. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M.(K) mengingatkan, isi piringku ini bisa disesuaikan dengan bahan-bahan makanan yang tersedia di Gorontalo.
 
Foto: Kemenkes RI
 
Misalnya, karbohidrat itu tidak harus nasi. Gorontalo yang terkenal dengan jagung, bisa mengisi porsi karbohidrat dengan jagung atau nasi campur jagung. Protein dengan aneka ikan segar yang berlimpah di sini, mulai dari ikan jawa, oci, dan bobara. Sayur berupa bunga pepaya, serta buah pisang atau langsat yang mudah ditemukan di sini.
 


Foto : Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI
 
Edukasi tentang gizi pada pelajar merupakan salah satu langkah strategis untuk membuat masyarakat memahami konsep gizi yang baik.  Ini diwujudkan dalam bentuk pemberian buku tentang informasi kesehatan dan rapor kesehatan pada siswa SD, SMP, dan SMA. Termasuk di dalamnya adalah informasi tentang makanan sehat dan catatan riwayat kesehatan anak.
 
Pemberian edukasi kesehatan pada anak-anak ini diharapkan akan mencegah dan mengurangi kondisi stunting, gizi buruk, obesitas, dan membentuk masyarakat yang lebih sehat di masa datang. (f)

Baca Juga:

Pentingnya Bebaskan Remaja Putri Dari Anemia
Heboh Kandungan Gula Pada Susu Kental Manis, Ini Aturan Konsumsi Gula Harian


Nuri Fajriati


Topic

#dietsehat, #diet

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.