Health & Diet
Ini Bahaya Jika Anda Kekurangan Kalium yang Mengancam Otot Kaki Hingga Jantung!

26 Oct 2017


Foto: 123RF

Bagi orang awam, nama kalium mungkin tidak sefamilier kalsium atau zat besi yang begitu sering disebut-sebut memiliki peran vital dalam tubuh. Beberapa negara menyebutnya potasium. Tapi, tahukah Anda, banyak masalah kesehatan yang setelah diteliti ternyata bersumber dari kekurangan nutrisi yang terkenal terkandung dalam pisang ini.
 
Sudah beberapa hari Nunu (24) merasa tubuhnya lemas. Semula ia curiga terinfeksi demam tipoid alias tifus, karena ia juga merasa mual. Karena itulah, ia pergi ke dokter. Lewat observasi, tanya jawab, dan pemeriksaan darah, ia didiagnosis mengalami kekurangan kalium atau hipokalemia. Ia pun ‘diperintahkan’ berhenti melakukan diet-diet yang bertujuan menurunkan berat badan dan disarankan banyak mengonsumsi pisang. Sebenarnya, apa hipokalemia itu, dan apa hubungannya dengan pisang?
 
“Hipokalemia adalah penurunan kadar kalium darah di bawah normal. Sebagian besar laboratorium menggunakan angka 3,5-5,5 mEq/L. Kalium merupakan elektrolit dan dibutuhkan untuk proses metabolisme di dalam tubuh dan memungkinkan jantung bekerja secara normal,” jelas dr. Ari Fahrial Syam Sp.PD, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) JAYA.
 
Dalam Mayoclinic disebutkan, kalium bertugas membawa pesan ke sel-sel tubuh. Sebuah tugasyang penting untuk memungkinkan saraf dan otot di seluruh tubuh, termasuk otot jantung, bekerja dengan semestinya.
 
Menurut dr. Ari, yang juga staf Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, penurunan yang terlalu rendah dapat berakibat fatal. Mungkin saat baru mengalami penurunan kadar kalium, tubuh tidak merasakan apa-apa. Namun, jika berlanjut, yaitu ketika kadar kalium kurang dari 3 mEq/L, tubuh akan terasa lemas. Jika kondisi ini didiamkan, maka otot akan melemah, kram otot atau baal, sampai tidak dapat mengangkat kedua kaki, bahkan kedua tangan.
 
Kram juga bisa terjadi pada perut, mengakibatkan kembung. Jika keadaan ini berlanjut, gerakan usus bisa menurun, bahkan si penderita tidak bisa buang air besar dan buang angin. Pasien dengan hipokalemia juga bisa mengalami mual dan muntah yang memperburuk kondisi kekurangan kalium yang terjadi.
 
Nunu bisa dikatakan beruntung cepat mendapat diagnosis yang tepat. Pasalnya, hipokalemia yang berlanjut dapat menyebabkan terjadinya gangguan irama jantung. Bahkan, yang paling parah, dapat menyebabkan kematian karena henti jantung dan henti napas.(f)


Baca juga:


Topic

#kalium

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?