
Dok. Unsplash
Selama ini orang berpikir bahwa olahraga yang sehat adalah olahraga yang harus mengeluarkan banyak keringat, seperti lari, senam, sepeda atau lainnya. Namun sebenarnya, untuk menjadi yang sehat, tak harus selalu melakukan olahraga seperti itu. Terlebih lagi, orang-orang dengan kondisi tertentu tak bisa melakukan olahraga yang berat.
Lantas, apa yang bisa kita lakukan agar bisa tetap aktif dan sehat, tanpa harus melakukan olahraga yang menguras keringat? Jalan kaki!
Ya, jalan kaki. Jangan anggap remeh jalan kaki. Karena menurut Aisling O'Malley, fisioterapis spesialis klinis di London Bridge Hospital manfaat kesehatan dari jalan kaki sangat banyak.
"Jalan kaki membuat Anda latihan kardiovaskular, yang bagus untuk jantung dan paru-paru. Plus ini juga membantu memperkuat otot-otot utama tungkai bawah dan membantu menjaga kepadatan tulang yang sehat," ujar Aisling.
Tak hanya itu saja, jalan kaki juga memiliki manfaat kesehatan lainnya. Ini dia penuturan para pakar kesehatan tentang manfaat jalan kaki :
1. Menunda pengeroposan tulang
Tahukah Anda bahwa wanita yang berjalan setidaknya 1.5 km sehari memiliki kepadatan tulang yang lebih tinggi setelah menopause dibandingkan mereka yang berjalan lebih sedikit?
“Olahraga dapat membantu menunda laju pengeroposan tulang karena usia. Tulang adalah jaringan hidup, jadi tulang itu tumbuh lebih kuat dengan kekuatan otot kita yang menariknya,” kata Craig Sale, profesor fisiologi manusia di Universitas Nottingham Trent.
Namun, jika Anda benar-benar ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari jalan kaki yang lebih maksimal, Anda bisa meningkatkan kecepatan.
“Jika Anda ingin meningkatkan kepadatan tulang, Anda perlu meningkatkan dampaknya pada sendi dan tulang,” kata Vikash Sharma, Dokter Terapi Fisik di Terapi Fisik Langkah Sempurna Kota New York.
2. Jalan kaki membantu menekan nafsu makan
Mencoba menurunkan berat badan dengan cara tidak ngemil? Coba jalan kaki 15 menit, di pagi atau sore hari, bisa membuat Anda menekan nafsu untuk ngemil.
Mengemil makanan berkalori tinggi, seperti keripik dan cokelat, bisa menjadi kebiasaan tidak masuk akal yang menyebabkan penambahan berat badan. Namun dalam sebuah penelitian, oleh University of Exeter, ditemukan bahwa berjalan kaki singkat membantu orang mengatur asupan hingga setengahnya.
3 Jalan kaki dapat melawan sejumlah penyakit
Risiko diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan obesitas semuanya dapat dikurangi dengan lebih banyak berjalan kaki.
“Banyak bergerak adalah obat, dan berjalan adalah bentuk gerakan yang sangat mudah diakses oleh hampir semua orang,” kata Vikash.
Faktanya, bukti NHS menunjukkan bahwa jalan cepat 10 menit sehari dapat mencegah atau memperbaiki kondisi kesehatan kronis dan mengurangi risiko kematian dini sebesar 15%. Selain itu, Stroke Association menemukan bahwa hanya berjalan cepat selama 30 menit dapat membantu mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi.
"Sebuah studi penelitian yang dilakukan pada tahun 2019 bertujuan untuk melihat apakah peningkatan jumlah langkah per hari berarti menurunkan angka kematian di antara wanita lansia," kata Vikash.
“Studi ini menyimpulkan bahwa wanita yang rata-rata melakukan setidaknya 4.400 langkah sehari memiliki penurunan angka kematian yang signifikan dibandingkan dengan wanita yang hanya mengambil 2.700 langkah per hari. Selain itu, seiring bertambahnya jumlah langkah, tingkat kematian berkurang hingga 7.500 langkah per hari.”
Lanjutkan ke halaman berikutnya.
BACA JUGA :
7 Trik Membangun Kebiasaan Agar Memiliki Kualitas Tidur yang Baik
Anda Gemar Berolahraga? Ini Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Seorang Pelatih
Tetap Aktif Berlari di Tengah Pandemi COVID-19
Topic
#jalankaki


