
Dok: Unsplash
Padahal, olahraga yang berlebihan dan tidak dilakukan dengan benar bisa meningkatkan risiko cedera, khususnya pada bahu, tangan, dan kaki. Cedera olahraga dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pria, wanita, anak-anak, juga orang dewasa, atlet profesional ataupun orang awam (recreational athlete).
Peradangan otot maupun sendi akibat salah posisi, otot yang robek, ataupun dislokasi otot, tulang, dan sendi adalah beberapa jenis cedera yang umum terjadi saat berolahraga.
Ragam Cedera Tangan dan Bahu

Dok: @scottwebb/unsplash.com
Ragam Cedera Tangan dan Bahu
Cedera pada tangan dan bahu bisa terjadi karena kesalahan posisi tubuh saat berolahraga, bersinggungan dengan sesama pemain, teknik bermain yang kurang tepat dan penggunaan otot yang berlebihan. Beberapa jenis olahraga dapat memicu cedera tangan dan bahu seperti golf, tenis, badminton, dan voli.
Menurut Dr. Iman Widya Aminata, Sp. OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi praktik di RS Pondok Indah – Pondok Indah dan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, cedera bahu dapat terjadi baik pada tulang maupun otot. Namun, struktur tulang yang lebih keras menyebabkan cedera paling sering terjadi pada otot.
Masalah cedera bahu ringan dapat diatasi dengan melakukan peregangan dan memaksimalkan kerja bahu melalui fisioterapi. Cedera akibat peradangan otot dapat diatasi dengan istirahat, penggunaan kompres es untuk meredakan nyeri, pemberian analgesik, serta terapi untuk membantu proses pemulihan bahu.
Cedera bahu dengan kondisi tertentu seperti robeknya otot atau dislokasi bahu, pasien memerlukan diagnosis dan penanganan yang lebih komprehensif. Diagnosis dengan teknologi seperti CT Scan dapat memberikan rekonstruksi tiga dimensi untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai permasalahan yang dialami. Jika kondisinya sudah sangat serius, maka bisa jadi perlu dilakukan tindakan pembedahan.
Penanganan cedera akibat olahraga yang tepat dan cepat penting untuk meminimalkan risiko jangka panjang yang ditimbulkan.
“Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya diagnosis, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi medis modern seperti CT Scan atau MRI. Penegakan diagnosis perlu dilakukan untuk mengetahui lokasi serta mengidentifikasi cedera yang terjadi dengan lebih akurat sebagai tahapan awal untuk menentukan langkah penanganan yang tepat selanjutnya,” kata dr. Iman.
Baca selanjutnya: Ragam Cedera Kaki
Faunda Liswijayanti
Topic
#olahraga, #cederaolahraga




