Health & Diet
Cegah Penyakit Muncul Usai Lebaran, Ini Caranya

4 May 2022

hidangan lebaran
Foto: Shutterstock
 

Lebaran memang jadi momen yang ditunggu-tunggu oleh semua orang. Tak hanya bisa berkumpul dengan keluarga dan kerabat, Hari Raya Idulfitri pun khas dengan beragam hidangan lezat yang tersaji di meja makan. Mulai dari sambal goreng, opor, rendang, dan aneka kue kering macam nastar, putri salju atau kastangel. Semua sajian mengunggah selera itu pun kadang membuat porsi makan kita akhirrnya menjadi tak terkontrol.

Padahal menurut dr. RA Adaninggar PN, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam dan juga health educator, makanan-makanan tersebut biasanya mengandung tinggi lemak, gula, serta garam. Nah, jika tak dapat membatasi porsi makan yang dikonsumsi, bisa-bisa dapat memicu munculnya penyakit usai Lebaran, khususnya penyakit yang terkait metabolisme. Contohnya saja asam urat, kolesterol, dan juga diabetes. Lalu bagaimana sih, supaya kita dapat mencegah penyakit dan tetap sehat pasca Lebaran? Berikut tips sehat setelah Lebaran dari dr. Adaninggar dalam acara tanya jawab yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan.

 

1/ Batasi diri sendiri

Meski terkesan sederhana, imbauan untuk menyadari dan mengendalikan diri sendiri menurut dr. Adaninggar masih relevan hingga sekarang. Hal ini karena hanya setiap individu lah yang mengetahui kondisi tubuhnya masing-masing. Misalnya saja bagi orang yang telah menderita penyakit metabolik seperti diabet, kolesterol, dan asam urat tentunya harus lebih ekstra hati-hati dalam mengonsumsi hidangan Lebaran. "Harus bisa mengerem dan makan dalam porsi secukupnya. Kuncinya mengendalikan diri supaya penyakit tetap terkontrol," katanya.

Namun berbeda dengan seseorang yang tidak memiliki keluhan penyakit metabolik. Menurut dr. Adaninggar, sah-sah saja jika dalam satu hari mengonsumsi makanan lebih banyak daripada porsi biasanya, manfaatkan momen Lebaran ini sebagai cheating day. Tapi tentu saja sesuaikan dengan porsi masing-masing supaya tak berlebihan dan segera kembali ke pola hidup yang sehat setelahnya. "Pilih makanan yang kita inginkan dan jangan memaksakan untuk tetap makan walapun sudah kenyang," saran dr. Adaninggar.

Ia mengingatkan pula bahwa penyakit metabolik tidak terjadi dalam satu hari melainkan hasil akumulasi, salah satunya berasal dari pola makan atau gaya hidup tak sehat yang sudah berlangsung lama. Itu mengapa menerapkan gaya hidup sehat menjadi investasi jangka panjang bagi seseorang.

Perbanyak sayur dan buah

Imbangi hidangan Lebaran yang berlemak, bersantan serta tinggi gula dengan mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur. Makanan tinggi serat itu dapat membantu mengikat lemak dalam makanan. Supaya tak terlewatkan, Anda bisa menempatkan sayur serta buah langsung di meja makan, lalu bisa divariasikan misalnya salad atau variasi sayur matang dan juga buah potong agar lebih menarik.

Lakukan aktivitas fisik

Jangan lupa berolahraga. Jangan jadikan liburan sebagai alasan untuk bermalas-malasan dan tidak menerapkan pola hidup yang sehat. Dr. Adaninggar menyebut konsisten berolahraga dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit seminggu atau setara dengan 30 menit sehari dapat meningkatan sistem imun tubuh dan metabolisme pun menjadi lebih lancar. Efek domino pun bisa didapat misalnya kebugaran dan juga awet muda. Teknologi saat ini sudah cukup memudahkan kita untuk berolahraga dari rumah, misalnya kelas yoga online yang bisa diakses di mana saja. Jadi niatkan diri dan mulai bergerak yuk!

Cek kesehatan

Jika diperlukan, Anda pun bisa melakukan cek kesehatan di klinik atau pusat kesehatan lainnya untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda yang terkini. Cek kesehatan atau medical check up ini juga berguna sebagai tindakan preventif dan deteksi dini terutama bagi orang-orang yang berisiko dengan penyakit metabolik. Medical check up ini idealnya mulai dilakukan ketika seseorang berumur di atas 25 tahun setidaknya 6 bulan atau setahun sekali. (f) 



Baca Juga: 
Merindukan Kebersamaan di Lebaran 2022
Sebelum Mengadakan Halal Bi Halal, Cek Dulu Aturannya…
Siap Mudik Lebaran, Cek Aturan Perjalanan Ini Terlebih Dulu

 



Topic

#penyakit, #lebaran, #kesehatan

 


MORE ARTICLE
polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?